Bahaya Tersembunyi Minuman Coke

By | December 5, 2016

“The Coca-Cola Company” merupakan suatu perusahaan yang memproduksi beberapa variasi minuman seperti halnya nama merek dagang Coca-Cola yang sudah dikenal banyak orang, biasanya disingkat dengan sebutan Coke oleh masyarakat umum. Salah satu jenis yang paling banyak dipasarkan dan terkenal yaitu jenis Coke klasik, tetapi juga membuat sejenis rasa dan tanpa kandungan kalori seperti halnya dengan merek dagang Coke Zero. Minuman ringan memiliki beberapa potensi efek kesehatan negatif yang berhubungan dengan bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan minuman tersebut.

Kafein

Minuman Coca-Cola yang termasuk kedalam nama produksi dari Coca-Cola Klasik dan Diet Coke juga mengandung sekitar 35-47 miligram kafein dalam 12 oz tunggal. Asupan kafein dapat berkontribusi terhadap timbulnya beberapa gejala fisik dan psikologis seperti kecemasan, sakit kepala dan gelisah. Efek samping lainnya termasuk kesulitan tidur, jika kita meminum minuman Coke tidak lama sebelum tidur. Lihat juga pengaruh kopi terhadap sistem pencernaan kita!

Dehidrasi

Kandungan kefein yang terdapat dalam Coca-Cola mempunyai efek sebagai diuretik, yang berarti akan membuat kita untuk lebih sering buang air kecil dari biasanya. Department of Health and Human Services menyebutkan bahwa dalam seiring waktu, buang air kecil yang berlebihan tersebut dapat menyebabkan dehidrasi, terutama jika kita mengkonsumsi Coke selama atau setelah latihan yang ketat seperti halnya melakukan olahraga.

Diabetes

The Coca-Cola Company melaporkan bahwa hanya dengan sekaleng jenis minuman tertentu saja sudah mengandung sekitar 39 gram kadar gula. Harvard School of Public Health memperingatkan bahwa mengkonsumsi secara terus-menerus minuman tinggi gula tersebut dalam jangka waktu yang panjang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit diabetes tipe 2, karena dengan hanya meminum satu minuman ringan sehari saja sudah dapat meningkatkan risiko terkena tingkat gula darah sekitar 25 persen.

Berat badan

Satu kaleng Coke sudah mengandung 140 kalori. Mengkonsumsi kalori ekstra tanpa meningkatkan pengeluaran energi kita dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Sirup jagung yang tinggi fruktosa juga banyak digunakan untuk membuat Coke yang dapat menambah asupan jumlah kalori dalam tubuh kita. Lihat juga bagaimana hubungan soda dengan timbulnya penyakit kanker!

Studi penelitian yang dilakukan pada tahun 2004 dalam American Journal of Clinical Nutrition, para peneliti menemukan bahwa sirup jagung yang mengandung tinggi fruktosa tidak dimetabolisme oleh tubuh dengan cara yang sama halnya dengan gula pada umumnya, sehingga tubuh kita tidak secara alami memberitahu kita untuk berhenti mengkonsumsi produk yang mengandung tinggi fruktosa.

Fenilalanina

Untuk tetap mempertahankan kandungan kadar kalori dalam tubuh kita, mengkonsumsi minuman sejenis Coke Zero tidaklah termasuk kedalam jenis sirup jagung yang mengandung tinggi fruktosa dan malah sebaliknya minuman ini dipemanis dengan pemanis aspartam buatan. Lihat juga manfaat air putih untuk kesehatan kulit!

Menurut University of Maryland Medical Center, fenilalanin dapat menimbulkan reaksi dengan berbagai macam jenis obat-obatan dan akan menimbulkan efek yang lebih kuat yang akan ditimbulkan. Hal ini juga dapat memperburuk gejala dari berbagai macam kondisi kesehatan. Ada baiknya kalau kita melakukan konsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi sesuatu yang mengandung asam amino dan jenis kandungan lainnya yang justru dapat mempengaruhi kesehatan tubuh kita.

Bukan hanya minuman yang mengandung coke saja yang berbahaya terhadap kesehatan kita, tapi sekarang sudah banyak minuman yang sudah ditambahkan bahan serta zat pengawet yang lebih-lebih mempunyai efek yang sangat berbahaya untuk kesehatan kita jika dikonsumsi dalam jumlah yang banyak dan dalam jangka waktu yang lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *