Bahayanya Penyalahgunaan Narkoba Terhadap Kesehatan

By | January 28, 2017

Penyalahgunaan narkoba tersebut biasanya dilakukan ketika seseorang memakai narkoba lebih dari pada dosis dan juga digunakan dengan sesuatu yang tidak sesuai. Jika zat ini tidak ditentukan, penyalahgunaan terjadi ketika kuantitas bahan yang digunakan meningkat untuk mencapai tinggi yang pernah dicapai pada kuantitas yang lebih rendah dari obat terlarang tersebut. Ada banyak bahaya penyalahgunaan narkoba seperti timbulnya kecanduan fisik dan psikologis, perubahan kimia dan fungsi otak, bahkan sampai berujung kematian.

Bahaya kecanduan

Ketika obat disalahgunakan, potensi kecanduan meningkat karena kebutuhan fisik yang berkembang setelah efek obat tersebut bekerja. Penyalahgunaan berubah menjadi kecanduan melalui perubahan kimia yang dipasok oleh obat ke dalam tubuh bila digunakan secara teratur. Lihat juga makanan yang harus dihindari ketika muntah!

Selain itu, ikatan emosional dan mental pun akan berkembang, timbulnya rasa keasyikan dengan efek menyenangkan yang merupakan reaksi dari obat tersebut. Tubuh akan meriang jika dalam beberapa waktu saja kita tidak meminum obat narkoba tersebut. Kecanduan memiliki efek samping dengan timbulnya penarikan secara mental dan fisik, tergantung pada obat yang disalahgunakan. Kondisi ini dapat membutuhkan bantuan medis dan psikologis untuk menghilangkan perasaan kecanduan berat yang sewaktu-waktu dapat berkembang.

Perubahan pada otak

Otak adalah sistem utama tubuh yang memproduksi bahan kimia untuk merangsang respon dari seluruh bagian saraf dalam tubuh seperti rasa, berpikir, fungsi dan perkembangan. Narkoba tersebut dapat memberikan tambahan atau kelebihan zat kimia di otak yang akhirnya dapat menyebabkan gangguan pada proses alami kimia. Hal ini terjadi karena obat meniru bahan kimia yang sudah terjadi yang disediakan oleh otak dan melalui stimulasi berlebihan tersebut maka dapat menimbulkan kondisi kesenangan yang berlebih pada otak.

Hal tersebut juga dapat menimbulkan ketidakseimbangan hormon dalam tubuh. Awalnya overstimulasi terasa baik, yang pada akhirnya menyebabkan euforia selama penyalahgunaan narkoba awal. Bahaya perubahan dalam otak tersebut dapat menyebabkan depresi, kecemasan, pola komunikasi terganggu, gangguan memori, kurang nafsu makan, berkurang atau bertambahnya waktu tidur, dan buruknya kehidupan sosial si pecandu.

Kematian

Menurut National Center for Health Statistics, lebih dari 19.000 orang meninggal karena keracunan atau overdosis obat-obatan terlarang di negara maju seperti Amerika Serikat. Dan dari Centers for Disease Control and Prevention melaporkan lebih dari 22.000 orang yang meninggal akibat overdosis obat-obatan haram tersebut. Tidak diketahui berapa banyak kematian yang disebabkan oleh bunuh diri dan berapa banyak yang tidak disengaja dalam penggunaan narkoba tersebut.

Inilah alasan kenapa narkoba di kategorikan sebagai barang terlarang dan haram, meskipun di sisi lain mempunyai manfaat dalam masalah medis, tapi tetap saja jika seseorang memakai narkoba tanpa alasan yang benar dan juga digunakan melebihi dosis, maka hal tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan bahkan sampai kematian. Sama halnya dengan alkohol yang mempunyai efek terhadap perilaku, narkoba juga jelas mempunyai efek yang lebih buruk dan dapat berlangsung dalam jangka waktu yang panjang.

Efek samping yang kita ketahui tersebut tentunya berdampak terhadap kehidupan sosial si pecandu, mana sih ada orang yang ingin bergaul dengan pecandu narkoba. Selain takut karena hukum, kondisi tersebut juga membuat orang lain merasa terganggu akibat prilaku buruk yang diakibatkan oleh pemakaian barang haram tersebut. Untuk itu, kita harus lebih bisa menjaga diri dari pergaulan buruk dan Katakan Tidak pada Narkoba yang Dapat Merusak Generasi Penerus Bangsa!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *