Beberapa Penyebab Timbulnya Jamur Dalam Darah

Jamur adalah sejenis makhluk organisme yang memakan bahan organik yang masih hidup. Mereka tidak memiliki klorofil seperti halnya dapat ditemukan dalam tanaman hidup, dan mereka berkembang biak dengan cara memproduksi spora. Karena mereka berkembang dalam kondisi tempat dengan suhu yang hangat, lembab, tempat-tempat gelap, ternyata mereka juga dapat ditemukan bagian kaki yang infeksi dan ragi kaki atlet.

Jika kesehatan kita terganggu atau kondisi perkembangan jamur dalam tubuh pun tidak seimbang, maka kondisi tersebut pun dapat mempermudah perkembangan jamur dalam tubuh menjadi tidak terkontrol dan bahkan sampai dapat memasuki darah kita. Infeksi jamur sistemik atau septic merupakan keadaan darurat medis yang serius dan bahkan sampai dapat menyebabkan masalah kesehatan yang fatal.

Infeksi sinus

Infeksi sinus kronis adalah penyebab paling umum dari perkembangan jamur dalam darah. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh sumber bakteri, tetapi jika penggunaan antibiotik kita gunakan untuk membunuh bakteri, maka perkembangan jamur pun dapat berkembang di luar batas. Kondisi selaput lendir yang hangat dan lembab juga menyebabkan perkembangan jamur menjadi tidak terkontrol. Lihat juga khasiat minyak oregano untuk infeksi jamur!

Para peneliti menemukan adanya perkembangan jamur hampir sekitar 96 persen orang yang menderita sinusitis kronis. Hal ini dapat diobati dengan obat anti-jamur atau dengan melakukan pembedahan untuk mengeluarkan jamur. Jika infeksi sinus jamur menyebar ke darah, gejala pun dapat timbul seperti demam, menggigil, shock, delirium, pembekuan darah, sakit kuning dan kesulitan bernafas. Jamur Aspergilli dapat melakukan perjalanan dari sinus ke otak, hati dan ginjal. Penyebaran yang cepat biasanya dikaitkan dengan orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Antibiotik

Jamur akan sering mempengaruhi orang yang selalu menggunakan obat-obatan antibiotik dalam jangka waktu yang lama. Antibiotik diberikan untuk mengobati infeksi bakteri dan di percaya dapat bekerja cukup baik. Sayangnya, obat-obatan ini juga dapat secara bersamaan membunuh bakteri baik, mengundang jamur untuk tumbuh terlalu cepat, yang biasanya menimbulkan penyakit sariawan.

Sariawan biasanya disebabkan oleh jamur yang disebut Candida, dan jamur yang agresif bersaing dengan bakteri baik di dalam mulut. Jika kandida sistemik terjadi biasanya akan muncul gejala seperti demam dan shock yang ditandai dengan tekanan penurunan darah dan denyut jantung, pernapasan dan tekanan multi organ, ruam sistemik dan kulit menjadi terkelupas.

Diabetes

Penderita diabetes, terutama mereka dengan diet terbatas juga ternyata lebih rentan terhadap pertumbuhan jamur yang dapat ditransfer ke darah karena kelebihan gula yang ada di aliran darah mereka. Quest Diagnostics, melaporkan bahwasanya pertumbuhan dan perkembangan jamur tertentu dapat tumbuh subur di daerah glukosa dan lemahnya fungsi sistem kekebalan yang sering menyertai kondisi penyakit diabetes. Lihat juga cara menyembuhkan infeksi jamur dengan bawang putih!

Kanker

Seseorang yang menderita penyakit kanker dan yang pernah menjalani pengobatan kemoterapi juga mempunyai peningkatan risiko terhadap pertumbuhan jamur sistemik. Kemoterapi didasarkan pada obat yang membunuh sel-sel sehat bersama dengan sel-sel kanker yang merusak. Ketika sel-sel sehat rusak, maka sistem kekebalan tubuh pun akan terganggu oleh pembunuhan sel darah putih, yang merupakan sistem perlawanan terhadap infeksi dalam tubuh. Pertumbuhan jamur yang paling umum tersebut ialah seperti Alternaria, Penicillium, Cladosporium, Aspergillus, Candida dan Fusarium.

AIDS

AIDS dapat menyebabkan gangguan fungsi sistem kekebalan tubuh yang dapat menjadi rusak seiring berjalannya waktu. Orang yang hidup dengan penyakit ini biasanya akan lebih rentan terhadap pertumbuhan jamur dalam jaringan tubuh dan darah. Jamur yang tumbuh dan berkembang di aliran darah biasanya dapat menyebabkan masalah kesehatan yang berat sampai kematian.

 Penyakit kulit sembuh 100% dengan QNC JELLY GAMAT!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *