Beberapa Penyebab Umum Timbulnya Kondisi Insomnia

By | January 31, 2017

Insomnia mengacu pada kesulitan tertidur atau mempunyai waktu tidur yang berkualitas. Menurut ahli kesehatan, penyakit ini merupakan suatu kondisi yang menyebabkan gangguan tidur dan menjadi kasus terbanyak yang diderita oleh orang-orang. Faktor yang dapat berkontribusi terhadap timbulnya kondisi insomnia ialah asupan makanan. Dengan memperoleh pemahaman tentang penyebab yang terkait dengan diet insomnia, orang bisa membuat perubahan gaya hidup untuk mencegah atau meringankan masalah tidur tersebut.

Makan berlebihan di malam hari

Menurut ahli kesehatan menyebutkan bahwasanya makan terlalu banyak dapat menyebabkan ketidaknyamanan fisik ketika berbaring, karena makan di malam hari dapat merangsang proses pencernaan. Makan berlebihan di malam hari juga bisa memicu sakit maag, yang ditandai dengan sesak atau sakit di dada, dan timbulnya refluks asam, yang merupakan aliran balik asam lambung ke daerah kerongkongan. Lihat juga beberapa efek bahaya mie ramen!

Kedua kondisi ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan yang mengurangi kemampuan seseorang untuk tidur. Makan berlebihan yang mengandung lemak tinggi, makanan berminyak atau pedas, terutama pada malam hari, dapat memicu timbulnya panas dalam, refluks asam, penumpukan gas dan ketidaknyamanan pencernaan yang dapat mengganggu tidur nyenyak.

Asupan kafein berlebih

Menurut National Sleep Foundation, mengkonsumsi minuman berkafein, seperti kopi, minuman ringan dan minuman energi, dan makanan yang mengandung kafein, seperti cokelat, juga dapat membuat tubuh kita menjadi tetap terjaga, sehingga sulit untuk mendapatkan waktu tidur yang nyenyak. Selain kafein tersebut dapat membuat tubuh kita menjadi terjaga di malam hari dan mengganggu tidur, ternyata kafein juga dapat mempengaruhi mood seseorang, efek tersebut disinyalir merupakan adanya suatu hubungan antara senyawa kafein dengan saraf-saraf didalam tubuh kita.

Orang-orang yang berjuang dengan kondisi insomnia biasanya lebih rentan kecanduan meminum minuman berkafein untuk mengobati kelelahan selama siang hari. Akibatnya, kemampuan tidur menjadi kurang bertahan. Selain itu, National Sleep Foundation menjelaskan, jika seseorang mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein dengan rutin, maka semakin besar kemungkinan dia untuk mempunyai masalah dengan waktu tidur.

Obat pelangsing

Menurut National Center for Complementary and Alternative Medicine, pil diet yang mencakup stimulan herbal, seperti jeruk pahit atau ephedra, yang dilarang oleh Food and Drug Administration untuk digunakan sebagai alat bantu diet, kemungkinan dapat menyebabkan peningkatan denyut jantung, insomnia dan komplikasi amphetamine seperti lainnya. Pil diet yang mengandung stimulan lain seperti kafein, ginseng, guarana atau ekstrak teh hijau yang juga dapat memicu masalah tidur. Insomnia juga merupakan efek samping dari penggunaan obat diet resep, seperti sibutramine, yang dikenal secara komersial sebagai Meridia. Lihat juga menurunkan berat badan dengan bayam!

Alkohol

Orang yang meminum minuman beralkohol juga ternyata mempunyai masalah dan resiko tinggi terhadap pengembangan kondisi insomnia. Alkohol sendiri merupakan obat penenang atau depresan, yang memungkinkan seseorang untuk tertidur lebih lelap. Namun, penelitian medis menunjukkan bahwa mengkonsumsi alkohol juga mempunyai efek samping dalam mencegah kondisi waktu tidur yang nyenyak. Minum alkohol juga dapat menyebabkan seseorang untuk menjadi lebih sering terbangun sepanjang malam.

Alkohol ini juga mempunyai pengaruh terhadap perilaku seseorang, seperti timbulnya beberapa kebiasaan buruk yang menjadi penyebab dari kenapa minuman beralkohol tersebut sangat tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi diluar batas atau moderat. Karena efeknya tersebut tidak hanya mempengaruhi fisik saja, akan tetapi juga akan menimbulkan pengaruh negatif terhadap mental kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *