Beginilah Hubungan Senyawa Kalium Untuk Pengobatan Tekanan Darah Tinggi

Diet yang mencakup berbagai makanan yang sudah tersedia dari alam dengan kandungan kalium yang tinggi sangatlah penting dalam mengontrol tekanan darah karena kalium mengurangi efek natrium dalam tubuh. Asupan harian yang direkomendasikan dengan pemenuhan senyawa kalium untuk orang dewasa rata-rata adalah sekitar 4.700 miligram per hari.

Cara Cepat Pengobatan Herbal Mengatasi Darah Tinggi Dengan QNC JELLY GAMAT!!!

 

Tapi kalium harus dianggap hanya sebagai bagian dari keseluruhan pola dalam menu diet yang kita lakukan. Faktor-faktor lain seperti jumlah asupan garam dan jenis lemak makanan, kolesterol, protein dan serat, serta mineral seperti kalsium dan magnesium dapat mempengaruhi tekanan darah. Peneliti berpendapat bahwa perubahan tekanan darah tersebut berhubungan dengan pola konsumsi makanan tertentu.

Sebagai contoh studi dari D.A.S.H (Dietary Approaches to Stop Hypertension) menemukan bahwa menu makan diet seimbang yang kaya buah-buahan, sayuran, produk susu bebas lemak atau rendah lemak, makanan gandum, ikan, unggas, kacang-kacangan, biji-bijian dan kacang tanpa garam dapat mengurangi tekanan darah sistolik dan diastolik 5,5 / 3,0 mm Hg dibandingkan dengan diet yang tidak kontrol.

DASH menu dalam makanan diet yang mengandung sedikit garam dan natrium seperti permen, makanan manis dan minuman yang mengandung gula, lemak, dan daging merah akan dengan mudah memberikan dampak yang buruk dengan kenaikan tekanan darah tinggi. Banyak elemen rancangan dari DASH ini merencanakan dengan selalu mengkonsumsi buah-buahan, sayuran, produk makanan bebas lemak atau rendah lemak (1 persen) seperti susu dan ikan yang menjadi sumber alami baik yang mengandung lebih banyak kandungan potasiumnya.

Berikut ini beberapa makanan yang kaya akan kandungan kaliumnya seperti :

  • ubi jalar
  • kentang
  • sayuran hijau
  • bayam
  • jamur
  • kacang lima
  • kacang polong
  • pisang
  • tomat, jus tomat dan saus tomat
  • jeruk dan jus jeruk
  • blewah dan melon
  • prem dan jus prune
  • aprikot maupun olahan jus aprikot
  • kismis
  • susu bebas lemak atau rendah lemak (1 persen)
  • yogurt bebas lemak
  • sejenis pecak ikan
  • tuna

Apakah mungkin memiliki terlalu banyak kandungan kalium dalam tubuh akan menjauhkan kita dari penyakit darah tinggi ?. Terlalu banyak kalium justru dapat berbahaya bagi banyak orang, terutama orang yang sudah lanjut usia dan orang-orang dengan gangguan fungsi ginjal. Kalium dapat mempengaruhi keseimbangan cairan dalam tubuh.

Seiring dengan bertambahnya usia, fungsi kerja ginjal kita pun menjadi kurang optimal sehingga tidak begitu dapat mampu untuk menghapus kandungan kalium berlebih dalam darah kita. Oleh karena itu, sebelum menggunakan obat-obatan tertentu seperti penggunaan kalium suplemen, kita terlebih dahulu untuk berkonsultasi pada dokter untuk mengetahui hal apa yang harus dilakukan untuk menangani penyakit yang kita derita tersebut.

Kita juga harus bertanya kepada dokter sebelum mencoba sesuatu untuk menggantikan garam, karena garam ini mengandung kalium klorida dan mungkin akan sangat berbahaya bagi orang dengan kondisi medis tertentu. Kandungan kalium memang sangat bermanfaat dan dapat membantu bagi orang penderita penyakit tertentu seperti kandungan kalium dalam buah sukun yang berfungsi dapat menurunkan kadar gula dalam darah, dalam buah markisa sendiri dapat berfungsi untuk mengatur proses aliran darah dan membantu fungsi motorik serta sistem saraf.

Nah, kandungan kalium dalam buah kiwi sendiri dapat membantu untuk menurunkan tekanan darah dan mencegah tekanan darah tinggi. Memang benar kalium sangatlah penting untuk tubuh manusia, tetapi jika cara mengkonsumsinya terlalu berlebihan tentunya akan berdampak buruk juga bagi kesehatan tubuh kita dan menimbulkan berbagai penyakit yang tidak di inginkan. Tidak hanya dengan mengkonsumsi makanan yang kaya kalium saja tetapi kita bisa mencegah serta menyembuhkan penyakit tekanan darah tinggi dengan menggunakan sayuran dan buah-buahan yang tentunya lebih mudah kita dapatkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *