Benarkah Makanan Pedas Dapat Mempengaruhi Kandung Empedu?

By | October 14, 2016

Kandung empedu adalah organ kecil dekat hati yang berguna untuk menyimpan dan melepaskan mineral berharga dalam empedu ke dalam bagian usus kecil. Empedu berfungsi untuk mencerna lemak menjadi asam lemak, yang dimanfaatkan oleh tubuh kita. Makanan pedas dapat menyebabkan iritasi pada kandung empedu sehingga dapat menyebabkan peradangan atau menyebabkan masalah lain pada kantong empedu tersebut. Makanan pedas tidak hanya berdampak negatif saja terhadap kantong empedu kita yang sehat. Konsultasikan dengan dokter, jika kita mencurigai adanya masalah pada kandung empedu atau mengalami rasa sakit atau gejala lain seusai mengkonsumsi makanan pedas, karena makanan pedas dapat mempengaruhi kesehatan kita.

Kandung empedu

Kandung empedu adalah organ berongga yang ditemukan tepat di bawah hati di sisi kanan perut kita. Jumlah garam akan diperoleh oleh empedu dari hati melalui saluran hati tersebut dan kemudian diproses sebelum melepaskannya ke bagian duodenum, yaitu merupakan bagian awal dari usus kecil. Empedu membuat emulsi lemak untuk membantu proses pencernaannya. Hal ini terjadi ketika makanan berlemak mulai memasuki saluran pencernaan. Hal ini menyebabkan sekresi cholecystokinin, yang merupakan sinyal dari kandung empedu untuk melakukan kontraksi dan mendorong keluar dari bagian empedu.

Gejala kandung empedu

Karena kebiasaan buruk diet, obesitas, perubahan hormon, penyakit hati, alkoholisme dan faktor lainnya, hal-hal tersebut dapat mengembangkan batu empedu, peradangan dan juga tentunya menimbulkan rasa sakit. Batu empedu marupakan endapan yang terdapat dalam kantung empedu yang dapat menyumbat saluran dan menyebabkan disfungsi serta menimbulkan gejala, yang kadang-kadang memerlukan pengobatan rawat inap untuk menghilangkan penyebab penyumbatan tersebut dan melakukan prosedur yang dikenal sebagai kolesistektomi. Kebanyakan gejala kandung empedu terjadi setelah mengkonsumsi makanan berlemak, makanan pedas atau konsumsi alkohol dapat menyebabkan sakit perut dengan perasaan terbakar dan perih terjadi terus-menerus.

Makanan pedas

Tidak semua rempah-rempah dapat menyebabkan keasaman atau peradangan pada perut dan beberapa dari rempah-rempah tersebut bahkan digunakan sebagai obat anti-inflamasi. Misalnya, kunyit, sering ditemukan dalam masakan kari, rempah-rempah ini mengandung senyawa yang sangat bermanfaat bagi beberapa orang yang mempunyai masalah pencernaan dan kondisi peradangan seperti arthritis. Namun, sebagian orang mempunyai reaksi berbeda terhadap makanan pedas tersebut. Dengan demikian, beberapa hidangan yang mengandung paprika merah atau hitam bisa mengganggu sebagian orang yang mempunyai penyakit kandung empedu.

Jika kita mencurigai adanya gangguan terhadap kandung empedu, menghindari atau mengurangi makanan tertentu dapat membantu mengurangi gejala yang kita rasakan dari penyakit kandung empedu tersebut. Terutama kita harus bisa menghindari makanan tinggi lemak, makanan pedas, karbohidrat olahan, alkohol, kafein dan makanan yang memiliki jumlah tinggi terhadap produk susu. Sebaliknya, harus lebih banyak mengkonsumsi buah dan sayuran segar, biji-bijian dan makanan tinggi serat. Memang terdapat berbagai macam pendapat dan penelitian mengenai makanan pedas ini, termasuk dengan khasiatnya jika memakan makanan pedas dapat menurunkan berat badan. Tetapi beberapa dari bukti tersebut memang tidak sepenuhnya ada dan dapat dipercaya, karena kondisi ini akan dipengaruhi dan di dukung dengan beberapa faktor dari kondisi fisik dan mental seseorang tersebut.

Makanan pedas memang makanan yang perlu dikhawatirkan karena banyak sekali kekurangan dari pada kelebihannya yang disebabkan oleh zat tertentu yang dapat mengiritasi organ dalam tubuh kita yang lemah sehingga jika dikonsumsi terus-menerus dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan luka yang serius.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *