Berbagai Cara Pengobatan Untuk Kanker Ovarium

By | August 5, 2016

Kanker ovarium adalah pertumbuhan kanker yang terjadi di bagian dari ovarium. Sebagian besar kanker ovarium muncul di epitel (lapisan luar) dari ovarium. Menurut American Cancer Society itu adalah kanker ke 8 yang paling umum di kalangan wanita di Amerika Serikat. Kanker ovarium di UK adalah kanker paling umum ke 5 yang sering terjadi di antara wanita, setelah kanker payudara, kanker usus, kanker paru-paru dan kanker rahim.

Sekitar 21.000 wanita di Amerika Serikat dan 5.500 perempuan di Inggris telah didiagnosis kanker ovarium setiap tahun. Di seluruh dunia, setiap tahunnya sekitar 140.000 perempuan meninggal akibat kanker ovarium. Namun, menurut National Cancer Institute, jika diagnosis dibuat pada awal sebelum tumor menyebar maka tingkat kelangsungan hidup bakalan lebih panjang lima tahun yaitu sebanyak 93 persen. Pada tahun 2009 para ilmuwan di AS mengatakan bahwa tes yang saat ini di lakukan  untuk mendiagnosis kanker ovarium tidaklah cukup baik.

Obat herbal menyembuhkan kanker secara total tanpa operasi dengan QNC JELLY GAMAT!!!

Tiga jenis utama kanker ovarium (tumor)

Kanker Ovarium epitel adalah jenis paling umum dari kanker ovarium. Germ cell dan stroma pada kanker ovarium adalah jenis yang kurang umum pada jenis kanker ini. Berikut beberapa jenis kanker ovarium :

  • Kanker epitel ovarium, berasal dari sel pada permukaan ovarium. Hal ini terjadi terutama pada orang dewasa.
  • Kanker sel germinal ovarium, berasal dari sel telur yang memproduksi dalam tubuh ovarium. Jenis ini jarang terjadi dari kanker yang lebih sering menyerang anak-anak dan gadis-gadis remaja.
  • Stroma kanker ovarium, berkembang di dalam sel-sel yang memegang ovarium.
  • kanker metastatik, kanker metastatik adalah salah satu yang menyebar dari tempat pertama munculnya tumor primer ke lokasi lain di dalam tubuh.

Gejala kanker ovarium

Pada tahap awal, kanker ovarium biasanya memiliki gejala samar yang tidak mudah untuk di kenali. Perbedaan utama antara kanker ovarium dan gangguan lain adalah cara bertahap bagaimana memburuknya suatu gejala. Berikut ini adalah contoh dari gejala awal dari kanker ovarium :

  • Nyeri di panggul
  • Nyeri di sisi bawah tubuh
  • Nyeri di perut bagian bawah
  • Sakit punggung
  • Gangguan pencernaan atau mulas
  • Perasaan yang mudah kenyang saat makan
  • Lebih sering untuk buang air kecil
  • Nyeri selama hubungan seksual
  • Perubahan kebiasaan buang air besar, seperti sembelit

Berikut beberapa gejala ketika kanker ovarium sudah berkembang :

  • Mual
  • Perubahan pada berat badan
  • Sesak napas
  • Kelelahan
  • Kehilangan selera makan

Pengobatan untuk kanker ovarium

Pengobatan untuk kanker ovarium terdiri dari operasi, kemoterapi, kombinasi dari operasi dengan kemoterapi, dan kadang-kadang radioterapi. Jenis pengobatan tergantung pada banyak faktor, termasuk jenis kanker ovarium, stadium dan kelas, serta kesehatan umum pasien.

Operasi

Operasi pengangkatan kanker dilakukan di sebagian besar kasus kanker ovarium, dan sebagian pengobatan pertama akan di jalani oleh pasien.
Kanker ovarium adalah jenis kanker pada kelas yang sangat rendah, pasien akan memerlukan operasi yang luas untuk mencakup pengangkatan ovarium ke dua, saluran tuba, rahim, kelenjar getah bening di dekatnya, dan omentum.

kemoterapi

Kemoterapi adalah penggunaan bahan kimia (obat) untuk mengobati penyakit, mengacu pada penghancuran sel kanker. obat sitotoksik mencegah sel-sel kanker dari perkembangannya. Kemoterapi untuk kanker ovarium, serta kanker lainnya, digunakan untuk menargetkan sel-sel kanker yang gagal menjalani operasi sehingga tidak dapat untuk menghapus atau menghilangkan sel kanker tersebut.

Pasien biasanya akan menerima kombinasi carboplatin (Paraplatin) dan paclitaxel (Taxol) intravena (disuntikkan ke dalam aliran darah). Seperti yang disuntikkan ke dalam aliran darah dapat menargetkan sel-sel kanker dalam sistem reproduksi, serta sel-sel kanker yang mungkin telah menyebar ke tempat lain di tubuh. para ilmuwan di Rutgers University telah menemukan senyawa dalam cranberry dapat membantu meningkatkan efektivitas obat platinum yang digunakan dalam kemoterapi untuk melawan kanker ovarium.

Efek samping dari kemoterapi

Tingkat keparahan dan jenis efek samping tergantung pada jenis obat, jumlah perawatan, dan beberapa aspek pasien dan kesehatan umum mereka. Hal ini dapat mengakibatkan efek samping seperti berikut:

  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Rambut rontok
  • Kehilangan selera makan
  • sariawan
  • Anemia

Radioterapi

Radiasi tidak menjadi andalan untuk pengobatan kanker ovarium karena umumnya tidak dianggap lebih efektif untuk penyakit kanker ovarium. Radioterapi eksternal dapat digunakan untuk membersihkan sel kanker yang tersisa setelah kemoterapi, sementara radioterapi internal dapat digunakan untuk kanker jenis lain pada stadium lanjut. Berikut beberapa gejala yang akan mungkin muncul setelah pengobatan radioterapi :

  • Infeksi kandung kemih
  • Diare
  • Sembelit
  • Iritasi kulit
  • Mual
  • Sering buang air kecil
  • Sakit perut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *