Berikut Ini Beberapa Efek Samping Dari Sayuran Bayam

By | September 26, 2016

Bayam dapat dimakan mentah sebagai salad atau dapat dibuat sebagai sup. Sayuran ini memang rendah kalori namun tinggi akan kandungan vitamin, mineral dan seratnya yang dapat dimasukan ke dalam daftar menu diet yang akan kita lakukan. Dalam kasus yang jarang terjadi, mengkonsumsi berlebihan bayam dapat menyebabkan batu ginjal, masalah sulitnya penyerapan zat besi dan kesulitan dalam proses pencernaan. Bayam kaya akan kandungan dengan nutrisinya, kita juga bisa mendapatkan 20 persen dari nilai harian dari asupan zat besi dalam 1/2 cangkir bayam. Namun, bayam dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak menyenangkan jika kita mengkonsumsinya dalam jumlah besar, dan permasalahan kesehatannya yaitu :

Batu ginjal

Bayam mengandung zat alami yang disebut oksalat. Dalam kasus yang jarang terjadi, makan dalam jumlah banyak mengkonsumsi kaya akan kandungan oksalat seperti bayam, kacang-kacangan, merica dan rhubarb yang dapat menyebabkan kondisi yang disebut hiperoksaluria, di mana kandungan oksalat akan menyatu dengan kalsium dan berubah menjadi kristal dan membentuk batu ginjal. Batu ginjal dapat menyebabkan nyeri di punggung bawah, alat kelamin, paha bagian dalam, adanya rasa sakit saat buang air kecil, mual dan perut kembung.

Penyerapan zat besi

Meskipun bayam mengandung tinggi akan zat besi dan nabati, namun hal ini akan membuat sulit penyerapan bagi tubuh. Oksalat dalam bayam dapat menyatu dengan besi, karena mengganggu kemampuan tubuh dalam penyerapan senyawa tersebut. Cobalah makan bayam dengan buah jeruk atau jus, karena vitamin C dapat membantu melawan efek yang ditimbulkan dan meningkatkan tingkat penyerapan pada zat besi tersebut. Makanan kaya kalsium dan biji-bijian juga dapat menjaga tubuh untuk tetap dapat menyerap zat besi.

Masalah gastrointestinal

Makanan berserta seperti yang ditemukan dalam sayuran bayam ternyata sangat penting untuk pencernaan yang sehat, tapi ketika kita mengkonsumsi secara berlebihan tentunya dapat menyebabkan gangguan pencernaan, termasuk meningkatnya produksi gas dalam perut, kram, kembung, sembelit atau diare. Jika kita mengalami gejala-gejala tersebut setelah makan bayam, segera periksakan ke dokter agar kita mengetahui secara langsung mengenai gejala-gejala yang telah kita alami tersebut. Makanlah dalam porsi kecil sampai bakteri dalam sistem pencernaan kita menjadi terbiasa dengan serat tambahan.

Menyebabkan gigi seperti berpasir

Efek samping yang paling umum terjadi, namun tidak berbahaya yang ditimbulkan akibat dari mengkonsumsi bayam secara berlebihan yaitu merasa seolah-olah gigi kita seperti berpasir atau berlendir. Hal ini disebabkan oleh asam oksalat yang terdapat dalam bayam. Asam oksalat ini mengandung kristal kecil yang tidak mudah larut dalam air. Kondisi gigi seperti berpasir ini tidak berbahaya dan dapat dihilangkan dengan mudah dengan cara menggosok gigi.

Ketidaknyamanan perut

Bayam mengandung tinggi kandungan seratnya, jadi dalam secangkir bayam yang dimasak ternyata mengandung 6 gram serat. Meskipun tubuh kita membutuhkan serat untuk melakukan proses pencernaan dengan baik, akan tetapi jika kita mengkonsumsi terlalu banyak serat dapat membuat rasa tidak nyaman pada perut kita. Hal ini akan membuat perut kita memproduksi gas secara berlebihan, menjadi kembung dan kram setelah makan bayam. Mengkonsumsi sayuran bayam dalam jumlah banyak akan membuat kita terserang penyakit diare. Cobalah minum segelas penuh air setiap kali kita makan bayam, hal ini bermaksud untuk membantu proses pencernaan dalam tubuh kita agar lebih baik dalam menyerap serat.

Memang segala yang berlebihan itu tidak baik, pada dasarnya sayuran bayam juga sangat dibutuhkan oleh tubuh yang berkhasiat untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Dan kiat juga harus mengetahui beberapa khasiat dari sayuran hijau brokoli yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *