Berikut Ini Penjelasan Mengenai Khasiat Dari Paria Untuk Menurunkan Berat Badan

By | September 24, 2016

Paria atau pare juga dikenal sebagai Momordica charantia yang tumbuh di iklim tropis seperti di wilayah bagian Asia, Amerika Selatan, Afrika, serta wilayah bagian Amazon dan Karibia. Bentuk dari pare ini menyerupai mentimun kecil dengan penampilan fisik berkutil pada bagian permukaan kulit luarnya dan pare ini juga masih termasuk kedalam keluarga labu. Warna hijau menunjukan bahwa pare tersebut dalam keadaan mentah atau belum matang, kemudian pare akan berubah warna menjadi kuning oranye di saat sudah mulai matang. Seperti namanya, buah tropis ini memiliki rasa pahit dan dibanyak negara pare ini sudah banyak dan dikenal sebagai bahan pengobatan tradisional yang ampuh menyembuhkan berbagai penyakit, tetapi kita harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter terkait penggunaan pare yang akan kita lakukan sebagai pengobatan penyakit tertentu.

Suku-suku asli dari hutan hujan Amazon telah terlebih dahulu menanam dan menggunakan pare sebagai makanan dan obat-obatan selama bertahun-tahun. Mereka menambahkan sayuran pahit ini untuk dijadikan sup. Selain itu, orang-orang pedalaman asli Amazon sudah secara tradisional menggunakan daun paria ini sebagai teh yang berfungsi sebagai obat untuk membantu mengobati penyakit diabetes, sakit perut dan untuk menyembuhkan luka kulit. Brasil, Peru dan Nikaragua juga telah menggunakan tanaman ini sebagi obat tradisional untuk membantu mengobati sejumlah penyakit kesehatan seperti malaria, masalah pencernaan, kondisi kulit dan peradangan. Sayuran pare ini mengandung banyak phytochemical yang berbeda seperti protein dan steroid. Menurut The Secrets Herbal dari Rainforest, sayuran pahit ini juga mengandung charantins, alkaloid dan peptida, yang memiliki kemampuan untuk menurunkan gula darah dalam tubuh kita. Fitokimia lain yang terdapat dalam sayuran pare ini yaitu guanylate cyclase yang memiliki kemampuan untuk menghambat enzim negatif tertentu. Enzim ini dapat berkontribusi pada pertumbuhan psoriasis, leukemia dan kanker, sehingga dengan mengkonsumsi sayuran pahit ini akan memperkuat jaringan sel dalam tubuh dan dapat membantu mencegah pertumbuhan dari beberapa jenis kanker tertentu.

Fungsi pare ini juga untuk membantu menurunkan berat badan dengan melalui proses yang dapat menjaga kadar gula dalam darah tetap seimbang dalam tubuh kita. Menurut Hello Life, bahwa pare dapat membantu mencegah tubuh kita dari penyerapan kandungan gula secara berlebihan. Selain itu, pare juga juga dapat meningkatkan jumlah sel-sel beta di pankreas, yang selalu terlibat dalam proses sekresi insulin. Karena dengan meningkatkan tingkat insulin dapat membantu mengurangi kadar gula dalam darah kita, yang mempermudah tubuh kita dalam menurunkan berat badan. Kita dapat menemukan jenis suplemen yang diproses dengan bahan baku pare. Kemungkinan besar kita akan menemukan suplemen pare dalam bentuk kapsul atau tablet, yang dapat kita konsumsi satu sampai tiga kali sehari. Penggunaan suplemen ini dengan segelas air putih dan dengan petunjuk dosis dari dokter kita dengan hati-hati.

Menurut The Secrets Herbal dari Rainforest, kita juga harus berhati-hati dalam penggunaan pare sebagai obat, jika kita memiliki penyakit hipoglikemia atau diabetes penggunaan pare sebagai obat tidaklah berlaku karena pare ini memiliki efek untuk menurunkan gula dalam darah dan jika dikonsumsi oleh penyakit tersebut akan sangat berbahaya. Jangan menggunakan suplemen pare jika kita sedang hamil, menyusui atau dalam rencana untuk hamil, karena dapat menyebabkan kontraksi rahim dan menimbulkan efek negatif yang dapat mempengaruhi kesuburan kita. Berkonsultasi dengan praktisi kesehatan terlebih dahulu, sebelum menggunakan pare, terutama jika kita memiliki kondisi kesehatan yang sudah kronis. Kita pun harus mengetahui cara pengolahan sederhana paria untuk menurunkan kadar gula dalam darah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *