Bisakah Meminum Multivitamin Dan Kopi Secara Bersamaan?

By | February 2, 2017

Seperti biasanya kita meminum multivitamin atau obat ya ditemenin dengan air putih dong pastinya, agar sistem pencernaan kita dapat menyerap obat dengan cepat. Beda halnya dengan jenis minuman dari kafein yaitu kopi yang mengandung zat tertentu yang bisa mengganggu penyerapan beberapa nutrisi vitamin dari obat yang dikonsumsi. Ada baiknya kita meminum kopi beberapa jam setelah atau sebelum meminum multivitamin, agar penyerapan suplemen tersebut lebih sempurna dan di serap baik oleh tubuh. Lihat juga pro dan kontra mengenai kesehatan meminum kopi!

Efek penyerapan

Kafein dalam kopi akan mempercepat proses pencernaan dengan meningkatkan kontraksi yang memaksa makanan untuk melalui saluran pencernaan dengan cepat. Ketika multivitamin kita bergerak lebih cepat melalui proses pencernaan, maka akan ada sedikit waktu bagi kita untuk menyerap vitamin dan mineral yang terdapat didalamnya, dan kemungkinan besar juga obat tersebut hanya akan melewati sistem pencernaan tanpa melalui proses penyerapan terlebih dahulu oleh tubuh.

Mengurangi penyerapan zat besi

Sama halnya dengan teh, sayuran berdaun hijau dan kacang-kacangan, ternyata kopi juga mengandung senyawa tanin. Jika multivitamin yang kita minum mengandung zat besi, maka kandungan tanin yang kita minum dapat menurunkan penyerapan kandungan dari multivitamin tersebut. Tanin mengganggu penyerapan zat besi yang juga bisa disebut sebagai klasifikasi bentuk dari non-heme, yang merupakan jenis yang ditemukan dalam makanan nabati dan suplemen, termasuk multivitamin yang mengandung zat besi. Meminum kopi dengan jarak waktu yang lama dengan meminum multivitamin akan membantu meminimalkan efek tersebut.

Membatasi penyerapan kalsium

Jika kita mempunyai kebiasaan minum lebih dari 2 atau 3 cangkir kopi per hari, maka kandungan kafein dalam kopi tersebut dapat mengurangi penyerapan jumlah kalsium dan meningkatkan pengeluaran jumlah kalsium. Menurut Institute of Medicine, hal ini hanya akan menyebabkan masalah dengan kondisi kepadatan tulang, apalagi jika kita mengkonsumsi kalsium dalam jumlah yang rendah. Kantor Dietary Supplements mencatat bahwa setiap cangkir kopi dapat menyebabkan penurunan sekitar 2 sampai 3 miligram kalsium dalam tubuh kita.

Menurunnya penyerapan tiamin

Kandungan tanin dalam kopi dapat mengubah thiamine dalam multivitamin yang kita konsumsi sehingga sulit diserap oleh tubuh. Mendapatkan banyak vitamin C dalam diet, ternyata dapat mencegah kondisi tersebut yang tampaknya menjadi risiko bagi orang-orang yang mempunyai asupan tiamin rendah. Kebanyakan orang Amerika biasanya akan mendapatkan banyak asupan tiamin dalam diet yang mereka jalani dari makanan seperti biji-bijian, produk biji-bijian yang diperkaya difortifikasi, lentil, kacang pecan dan kacang polong.

Ternyata bukan kopi saja yang tidak diperbolehkan untuk di minum berbarengan dengan obat-obatan ataupun suplemen, tapi masih ada juga sejenis makanan yang harus dihindari ketika meminum obat antibiotik. Hal tersebut dilakukan tentunya mempunyai manfaat tersendiri untuk kita, agar penyerapan obat antibiotik tersebut dapat diterima baik oleh tubuh dan menjalankan fungsi kerja sebagai seharusnya obat antibiotik tersebut yang pada umunya bekerja untuk menahan rasa sakit. Yang pertama harus kita tahu, ya memang karena obat-obatan mengandung zat yang dapat mengeluarkan reaksi serius ketika melakukan kontak dengan kafein ataupun alkohol.

Kini, minum kopi tidak hanya digandrungi oleh orang dewasa saja, akan tetapi anak-anak pun mulai menggemari minuman tersebut. Tapi, apakah kopi baik untuk anak?, kemungkinan besar pertanyaan besar ini akan muncul untuk mengetahui kemungkinan yang dapat terjadi jika si anak meminum kopi. Karena kopi untuk orang dewasa biasanya di minum untuk membuat mereka agar tetap terjaga pada malam hari jika ada aktivitas yang harus di selesaikan, dan agar mereka tetap bersemangat pada pagi hari, karena kopi mengandung efek stimulan yang cukup ampuh membuat si peminum agar tetap tergugah dan terjaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *