Buruk Atau Tidak Sih Anak Minum Kopi?

By | December 2, 2016

Kopi merupakan minuman yang banyak digemari oleh seluruh masyarakat Dunia. Namun, dengan mempopulerkan rumah kopi dan minuman khusus kopi, semakin banyak anak-anak dan remaja yang meminum kopi tanpa aturan tertentu. Padahal, kopi itu bukanlah minuman biasa yang boleh diminum oleh siapa saja, karena kopi mempunyai kandungan senyawa yang dapat berdampak negatif terhadap tubuh kita bahkan dapat menyebabkan kematian jika kita tidak tahu mengenai batasan dan aturan minumnya.

Berlawanan dengan kepercayaan terdahulu dari beberapa mitos yang banyak diketahui bahwa kopi tidak menghambat pertumbuhan anak sebagai pengaruh utama yang dapat mempengaruhi anak yang secara rutin meminum kopi, tetapi ada banyak efek samping lainnya dari kopi yang telah terbukti memiliki efek negatif pada anak-anak dan remaja, karena memang benar saja kalau ternyata kopi itu mempunyai pengaruh terhadap sistem pencernaan kita loh.

Insomnia

Anak-anak yang masih berusia 5 sampai 12 tahun membutuhkan waktu tidur setidaknya 11 jam per hari, dan usia remaja membutuhkan waktu tidur sembilan sampai 10 jam. Semakin banyak anak-anak meminum kopi untuk meningkatkan tingkat energi mereka selama seharian penuh, justru hal ini akan menjadi kebalikannya yang bisa menyebabkan mereka menjadi kurang tidur.

Kopi adalah stimulan yang memiliki lima kali lebih banyak kafein per porsi dibandingkan dengan soda, dan senyawa kafein tersebut bisa bertahan di dalam tubuh selama delapan jam, yang jadi penyebab seseorang sulit untuk tertidur. Cara terbaik yang harus dilakukan yaitu untuk menghindari mereka meminum kopi secara berlebihan yang bertujuan untuk meningkatkan tingkat energi mereka selama seharian penuh tersebut.

Gigi berlubang

Mungkin banyak tidak mengetahui juga ya bahwasanya kopi juga mengandung asam loh. Dan kalian harus tahu ternyata minuman asam juga dapat menyebabkan kerusakan dan memperlemah kekuatan gigi kita yang akhirnya akan menyebabkan penurunan fungsi enamel gigi dan meningkatnya jumlah lubang pada gigi.

Anak-anak lebih rentan terhadap gigi berlubang dari pada orang dewasa, karena di umur seperti itulah pertumbuhan enamel baru mulai mengeras setelah gigi bayi telah hilang dengan timbulnya gigi dewasa. Anak-anak yang meminum kopi secara rutin kemungkinan akan mempunyai masalah kesehatan mulut, seperti gigi berlubang dan hilangnya lapisan serta fungsi enamel gigi.

Penurunan nafsu makan

Kopi adalah stimulan, yang dapat menyebabkan nafsu makan menurun. Tumbuh anak membutuhkan diet seimbang yang memenuhi cukup asupan protein, biji-bijian, buah-buahan dan sayuran. Ketika anak-anak meminum kopi, efek stimulan yang terdapat kopi tersebut cenderung menyebabkan penurunan nafsu makan dan penurunan gizi secara keseluruhan. Lihat juga senyawa dalam kopi ini dapat melawan sel kanker!

Pengeroposan tulang

Kopi memiliki sifat diuretik yang dapat meningkatkan produksi urin. Peningkatan buang air kecil dapat menyebabkan hilangnya kandungan kalsium dari tubuh, yang akhirnya dapat menyebabkan pengeroposan pada tulang. Selain karena sifatnya yang sama dengan diuretik, kopi juga mengandung sejumlah besar kafein yang dapat melarutkan kalsium dari tubuh. Untuk setiap 100 mg kafein yang dicerna, maka akan berpotensi menghilangkan kandungan kalsium sekitar 6 mg dari dalam tubuh. Untuk anak-anak, kalsium sangatlah penting untuk pertumbuhan tulang, karena didalam masa-masa tersebut pertumbuhan tulang si anak mulai berkembang dan tumbuh dengan baik.

Hiperaktif

Kopi dapat membuat sejumlah masalah perilaku pada anak-anak, termasuk timbulnya kondisi hiperaktif, kegelisahan dan ketidakmampuan untuk berkonsentrasi. Hal ini disebabkan oleh kandungan kafein dalam kopi tersebut yaitu stimulan yang dapat meningkatkan energi dan kewaspadaan, sementara untuk orang dewasa kemungkinan bisa mendapatkan manfaat dari efek samping tersebut. Karena efek samping dari stimulan ini dapat merusak anak usia sekolah yang diwajibkan untuk memperhatikan dan duduk diam yang membutuhkan konsentrasi penuh di sekolah saat belajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *