Cara Sederhana Mengolah Paria Untuk Turunkan Gula Darah

Paria banyak dikenal sebagai sebutan apel pahit, labu pahit atau mentimun pahit, sayuran ini merupakan sayuran yang tumbuh antara 3-12 inci dengan warna hijau gelap dan daging yang berwarna putih. Kesehatan ahli diabetes melaporkan bahwa beberapa senyawa yang terdapat dalam pare memiliki sifat penurun glukosa seperti polipeptida P, vicine, momordin dan charantin. Kita harus selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan paria sebagai suplemen untuk membantu mengontrol diabetes.

Berikut ini ada beberapa cara sederhana dalam mengolah paria yang berkhasiat untuk menurunkan gula darah

Langkah 1

Cara termudah untuk mengkonsumsi paria adalah dengan menambahkannya kedalam campuran tumis. Tambahkan beberapa iris sayuran favorit kita lainnya dan memasaknya hingga matang. Rasa paria memang dikenal sangat pahit, sehingga kita dapat mempertimbangkan juga untuk menambahkan sayuran manis seperti bawang, jagung muda atau paprika hijau kedalam campuran tumis tersebut.

Langkah 2

Kita bisa membeli suplemen yang berasal dari produksi paria yang biasanya sudah tersedia dalam bentuk kapsul di banyak toko kesehatan. Carilah kapsul 500mg, yang harus digunakan dua kali dalam sehari setelah makan. Diharapkan cara ini dapat membantu orang-orang yang ingin menurunkan gula darah tetapi tidak mau merasakan rasa pahit dari paria, dapat menggunakan paria yang sudah tersedia dalam bentuk kapsul.

Langkah 3

Dianjurkan bagi si penderita gula darah agar dapat mengontrol kadar glukosa dalam tubuh setiap kali mengkonsumsi makanan tertentu yang dapat berpengaruh terhadap kenaikan gula darah. Paria juga memiliki efek hipoglikemik yang secara signifikan dapat menurunkan kandungan gula dalam darah.

Paria adalah termasuk kedalam sejenis sayuran labu. Hal ini juga dianggap sebagai makanan yang sekaligus dapat digunakan sebagai obat dan diekstraksi untuk membantu proses pengobatan penyakit diabetes, kolesterol dan infeksi pada tubuh lainnya. Paria dikenal dengan rasa pahitnya yang kuat. Diabetes tipe 2 biasanya dapat diobati dengan obat biasa untuk diabetes pada umumnya, tetapi risikonya lebih tinggi dari pada manfaat yang yang dihasilkan. Tipe berbeda dari jenis diabetes juga akan merespon positif terhadap perubahan pola makan, latihan dan penambahan suplemen tertentu. Dari beberapa pandangan para ahli juga telah meneliti bahwasanya pare dapat membantu mengurangi kandungan gula dalam darah. Kebanyakan orang penderita diabetes akan menggunakan obat-obatan seperti metformin dan glyburide untuk yang dimaksudkan untuk menurunkan tekanan gula dalam darah tersebut, tetapi hal ini belum lagi cukup untuk menurunkan kadar gula darah secara ampuh, tetapi setelah si penderita tersebut mencoba menggunakan suplemen paria sebagai tambahan, hasilnya memang benar darahnya pun dapat turun secara drastis.

Menggabungkan herbal dengan obat diabetes tertentu dapat berisiko, karena bisa menyebabkan kadar gula dalam darah menjadi turun terlalu rendah dan mengakibatkan hipoglikemia. Perhatikan selalu keadaan gula darah dalam tubuh kita dengan selalu mengontrol tingkat glukosa dalam darah, dan selalu memeriksakan diri serta sesering mungkin melakukan konsultasi dengan dokter agar mengetahui lebih lanjut mengenai penyakit diabetes yang kita derita. Kandungan insulin yang tinggi yang terdapat dalam paria ini juga berguna sebagai pengobatan yang efektif untuk diabetes. Studi menunjukkan bahwa pare sangat berperan penting dalam mengendalikan produksi insulin dalam tubuh, sehingga sangat ampuh dalam mengontrol gula darah. Efek hipoglikemik ini akan menjadi lebih parah di mana bahan kimia ini ditemukan dalam jumlah yang sangat tinggi. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa paria pahit ini dapat meningkatkan penyerapan pada sel glukosa, untuk mengontrol pelepasan insulin, dan untuk membuat efek insulin menjadi lebih kuat.

Efek dari meningkatnya gula darah dalam tubuh dan menyebabkan diabetes juga di sebabkan oleh kebiasaan yang sering kita lakukan yaitu mengkonsumsi daging merah secara berlebihan. Karena daging merah mengandung beberapa alasan yang mengharuskan kita tidak boleh mengkonsumsi daging merah secara berlebihan dan menjadi penyebab naiknya kandungan gula dalam darah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *