Cara Tepat Untuk Mengetahui Tekanan Darah Normal

By | September 29, 2016

Salah satu tes pertama yang biasanya kita lakukan ketika memeriksakan diri ke dokter yaitu memeriksa tekanan darah seseorang. Tekanan darah merupakan salah satu cara mengukur yang sederhana terhadap kesehatan seseorang secara keseluruhan atau bahkan untuk mencerminkan fungsi kardiovaskular yang baik dan lancarnya sirkulasi aliran darah kita.

Meskipun tekanan darah normal tidak menutup kemungkinan timbulnya berbagai macam penyakit, tetapi tekanan darah yang normal merupakan tanda yang penting agar kita mempunyai kesehatan tubuh yang normal.

Tekanan darah

Tekanan darah adalah ukuran dari seberapa keras jantung seseorang harus bekerja dalam fungsinya untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Darah berfungsi untuk memberikan oksigen ke seluruh sel-sel pada bagian tubuh lainnya. Dari setiap denyutan jantung, darah akan didorong melalui pembuluh darah dengan memberikan gaya, atau tekanan pada bagian dinding arteri. Jika tekanan terlalu tinggi, dari waktu ke waktu hal ini dapat merusak jantung atau pembuluh darah. Jika keadaan ini terlalu rendah pun, akan membuat sel dalam tubuh menjadi tidak maksimal dalam fungsinya karena tidak adanya cukup asupan oksigen yang masuk.

Cara Cepat Pengobatan Herbal Mengatasi Darah Tinggi Dengan QNC JELLY GAMAT!!!

 

Tekanan darah (terminologi)

Tekanan darah terbagi menjadi dua bagian yaitu tekanan sistolik dan tekanan diastolik, dinyatakan sebagai mm Hg atau milimeter merkuri Ketika tekanan darah dikatakan pada tekanan 120 lebih yang dari 80, atau 120/80 mm Hg. Tekanan sistolik mencerminkan gaya yang bekerja ketika kontrak hati seseorang dengan darah dikeluarkan lalu masuk ke dalam arteri. Semakin tinggi tekanan ini, semakin tinggi juga tekanan diastolik yang mendorong jantung agar tetap bekerja disetiap detaknya.

Tekanan darah yang normal

Dokter umumnya menganggap tekanan darah 120/80 mm Hg atau kurang akan membuat keadaan tubuh kita menjadi normal dan sehat. Lebih banyak perhatian biasanya diperhatikan pada jenis tekanan sistolik, baik tekanan sistolik di atas 120 atau tekanan diastolik di atas 80 yang mungkin menjadi perhatian oleh banyak dokter.

Tekanan darah tinggi atau hipertensi, dari waktu ke waktu dapat menyebabkan permasalahan kesehatan lainnya seperti serangan jantung, stroke, kerusakan ginjal bahkan masalah penglihatan. Tekanan darah rendah umumnya dikhawatirkan jika di bawah 90/60 mmHg atau disertai dengan gejala-gejala seperti pusing, pingsan, kulit lembab dan dingin, pernapasan dangkal atau kelelahan. Penyebab tekanan darah rendah ini seperti dehidrasi, infeksi serius, anemia dan beberapa permasalahan kondisi jantung lainnya.

Faktor yang mempengaruhi tekanan darah normal

Tekanan darah seseorang dapat berubah karena berbagai penyebab. Tekanan darah umumnya lebih rendah saat tidur atau saat istirahat dan kondisi ini dapat meningkatkan stres atau kecemasan. Tekanan darah dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti usia, etnis, gender dan kesehatan fisik. Tekanan darah cenderung meningkat ketika seseorang menderita penyakit kardiovaskular.

Pria di bawah usia 55 tahun lebih cenderung untuk menderita tekanan darah tinggi daripada wanita, tetapi risiko bagi wanita lebih meningkat setelah pasca menopause. Obesitas, kurangnya aktivitas fisik, merokok dan pola makan yang buruk dapat menjadi penyebab resiko dari meningkatnya penyakit hipertensi.

Menjaga tekanan darah normal

Dengan merubah gaya hidup menjadi lebih baik dan disiplin dapat membantu seseorang untuk menjaga tekanan darahnya agar tetap normal. Diet rendah garam yang dianjurkan seperti buah-buahan, sayuran dan biji-bijian yang berfungsi untuk menyeimbangkan kondisi tubuh kita.

Olahraga teratur atau melakukan aktivitas fisik ataupun menjaga berat badan yang sehat juga dapat membantu menjaga tekanan darah kita agar tetap normal. The American Heart Association menyebutkan bahwa dengan cara kita dapat mengelola stres, tidak merokok dan membatasi konsumsi alkohol semua itu merupakan langkah penting untuk membuat tekanan darah agar tetap lebih baik dan tentunya kita pun harus mengetahui terlebih dahulu apa yang menjadi penyebab kita terkena penyakit tekanan darah tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *