Dapatkah Makanan Menjadi Penyebab Jamur Ditubuh?

By | January 15, 2017

Infeksi jamur dapat disebabkan oleh berbagai macam penyebab dan dalam berbagai macam bentuk, termasuk infeksi ragi dan infeksi yang di alami oleh kaki atlet. Jamur tubuh biasanya tumbuh subur dibagian tubuh yang hangat, daerah lembab dan dapat dengan mudah menyerang orang yang mempunyai sistem kekebalan tubuh lemah. Lihat juga penyebab utama kerusakan kulit!

Perkembangan jamur ini juga dapat dengan mudah menular, apalagi di tempat-tempat umum seperti tempat tinggal kos-kosan atau perumahan wisma yang banyak sekali perkumpulan orang yang tinggal bersama. Itu, kenapa kita dilarang untuk berbagi handuk, sisir, atau celana dalam dengan orang, karena dapat dengan mudah menularkan infeksi jamur yang dikenal sebagai candida. Namun, tidak hanya barang-barang saja yang dapat menyebabkan timbulnya pertumbuhan jamur, kita juga dapat mengalami infeksi jamur yang disebabkan oleh makanan tertentu yang kita makan loh.

Jenis infeksi jamur

Infeksi jamur datang dalam berbagai bentuk dan dapat mempengaruhi kita secara internal maupun eksternal. Tinea, pada umumnya dikenal sebagai penyakit kurap yang mempengaruhi bagian rambut, kulit atau kuku dan biasanya menyebar serta membentuk titik merah seukuran kacang yang kemudian akan membentuk ruam melingkar.

Kaki atlet adalah jamur yang mempengaruhi bagian kulit kaki seperti diantara bagian jari kaki, timbul rasa gatal yang kemudian akan menyebar kebagian pangkal paha dan paha atas. Candida adalah ragi yang sejenis jamur. Secara alami berkembang pada bagian selaput lendir dan kulit, namun jika perkembangan infeksi tersebut berlebih maka dapat menyebabkan sariawan, bercak putih dan infeksi pada bagian vagina, serta di sertai dengan sejumlah gejala lainnya. Pityriasis versicolor hidup pada kulit manusia. Jamur ini berkembang pada bagian dada atas, bahu dan punggung.

Makanan berjamur

Makanan seperti jeruk busuk yang sudah lama di simpan di lemari es, bila kita konsumsi dapat menyebabkan kita menjadi sakit. Ini jamur mikroskopis dapat tumbuh dan berkembang pada sejumlah makanan tertentu, terutama jika makanan tersebut sudah lama disimpan ditempat yang terbuka. Lihat juga cara ampuh menangani bau ketiak!

Jamur dapat menyebabkan reaksi alergi dan masalah pernapasan, dalam beberapa kasu orang dapat saja menderita keracunan yang disebabkan oleh mikotoksin yaitu senyawa beracun dari jamur yang biasanya tumbuh dan berkembang pada kacang-kacangan dan biji-bijian. Jamur dapat bermanfaat dalam memproduksi makanan lezat, seperti untuk produksi keju biru.

Tinggi gula

Menjalani diet tinggi gula tidak akan menempatkan resiko kita untuk mengembangkan ragi atau infeksi jamur pada tubuh, tetapi dapat memperburuk kondisi infeksi yang sudah diderita sebelumnya. Ragi berkembang dalam kondisi yang mengandung gula, termasuk salah satu yang dibuat atau di olah oleh makanan yang mengandung banyak olahan karbohidratnya, seperti roti, nasi putih, makanan penutup dan soda. Kita harus menghindari beberapa makanan yang mengandung tinggi karbohidrat dan menggantinya dengan sayuran atau buah-buahan segar, sayuran berdaun, kacang-kacangan dan protein tanpa lemak untuk membantu meringankan kondisi infeksi jamur.

Memerangi jamur

Untuk mencegah pertumbuhan berlebih dari ragi, kita harus lebih bisa untuk memilih makanan yang mengandung bakteri sehat. Yogurt dan makanan fermentasi lainnya dengan kandungan probiotik, seperti kefir dan kombucha ternyata dapat berperan penting dalam melindungi tubuh kita dari pertumbuhan jamur. Untuk pertumbuhan jamur eksternal, seperti tinea atau kaki atlet, kita harus lebih pandai lagi dalam menjaga kebersihan tubuh. Menjaga pakaian agar selalu bersih dan kering agar tidak bisa memudahkan perkembangan jamur atau bakteri lainnya. Lihat juga bahaya memakai celana dalam yang ketat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *