Efek Dan Bahaya Cacing Pita Pada Manusia

By | December 1, 2016

Cacing pita atau dalam bahasa ilmiahnya yaitu Taenia merupakan salah satu marga cacing pita yang termasuk dalam Kerajaan Animalia, Filum Platyhelminthes, Kelas Cestoda, Bangsa Cyclophyllidea, Suku Taeniidae. Anggota-anggotanya dikenal sebagai parasit vertebrata penting yang banyak menginfeksi manusia, babi, sapi, dan kerbau. Lihat juga kerugian dan efek yang ditimbulkan daging babi!

Cacing pita masuk ke tubuh manusia melalui konsumsi makanan yang sudah terkontaminasi atau karena penanganan makanan yang tidak tepat. Jenis cacing pita yang paling umum banyak ditemukan dalam daging sapi ialah jenis dari (Taenia saginata) dan babi (Taenia solium). Istilah medis untuk infeksi cacing pita adalah Taeniasis. Cacing pita masuk ke dalam tubuh dimulai sebagai larva dan dapat tumbuh menjadi cacing pita dewasa, kemudian cacing pita dewasa tersebut dapat tumbuh sampai sekitaran 12 kaki. Menurut MedlinePlus, infeksi yang disebabkan oleh cacing pita sangat jarang sekali terjadi, tetapi sangat umum lebih banyak terjadi di negara-negara berkembang.

Gejala

Pada umumnya, gejala dari kondisi tersebut sangat jarang timbul dan terlihat, akan tetapi tanda kecil dapat kita lihat ketika kutu cacing tersebut keluar dari dalam lapisan kulit si penderita. Seringkali, kutu dari cacing pita ini akan bergerak-gerak mengikuti sistem aliran darah kita dan dapat keluar melalui buah aing besar. Namun, ada juga dari beberapa pasien dapat mengalami kondisi gejala seperti mual, kelemahan, penurunan nafsu makan atau diare.

Gangguan sistem saraf

Larva dari cacing pita babi ini biasanya akan bergerak keluar dari usus dan kemudian masuk kebagian otak melalui pergerakan aliran darah, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kondisi neurocysticercosis. Kondisi inilah yang juga dapat menimbulkan penyakit kista dibagian otak atau bagian sumsum tulang belakang. Pertumbuhan kista di otak dapat menyebabkan gejala kejang atau gejala yang mirip dengan tumor otak yang juga dapat menimbulkan rasa sakit dan ketidaknyamanan pada bagian kepala.

Kista yang tumbuh dibagian tulang belakang akan mengakibatkan kelemahan umum dan kesulitan berjalan serta menggerakan seluruh tubuh. Kondisi komplikasi yang lebih parahnya lagi ialah dapat timbulnya beberapa gejala seperti meningitis, hidrosefalus atau demensia pun dapat terjadi. Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, kematian juga merupakan efek bahaya yang dapat terjadi yang diakibatkan oleh cacing pita tersebut.

Komplikasi fungsi organ

Parasit invasif akan bergerak keluar dari daerah usus dan perut agar dapat mempengaruhi bagian organ dalam tubuh tertentu lainnya. Cacing yang bersarang di dalam hati dapat menyebabkan berubahnya aritmia jantung bahkan sampai dapat menimbulkan gagal jantung. Jika cacing pita itu sudah sampai masuk kebagian organ tubuh lainnya seperti mata, maka akan mengakibatkan seseorang tersebut kehilangan penglihatannya. Lihat juga cara mencegah dan mengobati malnutrisi!

Kista dapat tumbuh di seluruh bagian dari tubuh lainnya, yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan pada pembuluh darah di dekatnya dan dapat memblok sirkulasi peredaran darah dibagian tersebut yang kemudian akan memecahkan pembuluh darah. Dalam kasus yang sudah terbilang parah, biasanya akan di perlukan suatu tindakan operasi darurat atau transplantasi organ.

Sampai saat ini belum ditemukan adanya komplikasi penyakit yang disebabkan oleh cacing pita. Tetapi jika cacing sudah tumbuh terlalu besar, maka mereka dapat menyebabkan penyumbatan diberbagai bagian daerah tubuh. Yang pada umunya penyumbatan umumnya terjadi pada bagian usus, saluran empedu, usus buntu atau saluran pankreas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *