Efek Samping Menggunakan Eyeliner Secara Permanen

Makeup permanen adalah bentuk operasi plastik yang dilakukan melalui proses yang disebut micropigmentation. Untuk memberikan tampilan yang selalu tampak ada hiasa eyeliner permanen yang dapat terlihat dalam jangka waktu yang lama, biasanya orang akan melakukan suatu agar kecantikan tersebut mudah didapatkan yang bermaksud untuk meningkatkan kepercayaan diri. Dalam membuat eyeliner tersebut agar permanen maka biasanya orang akan melakukan suatu operasi plastik yang akan mengubah wajah menjadi lebih cantik dan seksi, untuk membuat perubahan atau hiasan pada bagian mata tersebut biasanya akan dilakukan dengan suatu alat yang digunakan untuk menusuk kulit dan mendorong pigmen ke dalam kulit di sekitar mata tersebut. Sebelum kita akan menjalani proses micropigmentation tersebut, ada baiknya kalau kita harus melakukan konsultasi dengan dokter untuk mempertimbangkan mengenai efek samping yang dapat ditimbulkan tersebut.

Lihat juga beberapa tips kesehatan kulit dari air hangat!

Bekas jaringan parut dikulit

Jika prosedur untuk menjalani proses tersebut tidak dilakukan dengan benar, maka kulit pun akan menimbulkan beberapa kerusakan seperti mengalami jaringan parut permanen sebagai akibat dari kesalahan prosedur dalam pembentukan eyeliner secara permanen tersebut. Untuk mengurangi kemungkinan adanya efek jaringan parut pada kulit, ada baiknya jika kita ingin melakukan operasi micropigmentation harus dilakukan oleh ahli bedah plastik yang bersertifikat.

Berdarah

Ketika jarum yang digunakan untuk mengubah pigmen di sekitar mata kita, kemungkinan besar kita juga akan memiliki risiko tinggi untuk mengalami pendarahan di bagian kulit yang telah disuntikan tersebut. Hal ini bisa saja terjadi jika jarum menembus terlalu dalam dibagian bawah permukaan kulit, bisa jadi menimbulkan ketidaknyamanan atau rasa sakit setelah dilakukannya operasi tersebut.

Lihat juga beberapa kandungan nutrisi dari kulit apel!

Memar

Biasanya setelah orang menjalani prosedur operasi eyeliner permanen, akan memiliki efek yang yang secara langsung mengenai bagian sekitar mata yang berubah warna menjadi hitam (seperti kondisi memar).  Memar adalah efek samping yang umum yang dapat timbul diakibatkan dari prosedur micropigmentation, tapi memar ini hanya bersifat sementara dan biasanya akan hilang setelah tiga sampai lima hari.

Perubahan warna

Beberapa faktor lainnya juga dapat menyebabkan eyeliner permanen dapat menghitamkan bagian tertentu dari tubuh kita. Misalnya, paparan sinar matahari juga bisa membuat warna di sekitar mata menjadi memudar. Proses penuaan alami juga bisa menyebabkan perubahan warna. Jika jarum yang digunakan untuk operasi tersebut dimasukkan terlalu dalam, maka pigmen tersebut dapat menyebar dan mempengaruhi warna yang muncul di sekitar mata.

Reaksi alergi

Ketika kita menjalani operasi micropigmentation, kita juga akan berpeluang terhadap timbulnya reaksi alergi yang parah yang bisa saja sewaktu-waktu dapat timbul. Kita harus bisa menangani masalah tersebut dengan berkonsultasi dengan dokter sebelum kondisi tersebut menjadi semakin parah. Efek samping yang biasanya terjadi seperti adanya sensasi rasa terbakar dibagian kulit yang sudah disuntikan, gatal, nyeri, pembengkakan dan benjolan.

Untuk itu, yang pertama harus kita ketahui yaitu selalu berhati-hati dan mempertimbangkan terlebih dahulu mengenai apa yang akan kita lakukan sebelum menjalani operasi. Memang sekarang ini banyak orang terutama kau hawa yang ingin mempunyai penampilan yang sempurna, namun bukan berarti dengan cara seperti itu bisa dilakukan yang justru akan menimbulkan efek samping yang buruk bagi tubuh. Sebenarnya masih banyak cara yang alami yang dapat kita lakukan untuk mempercantik kulit tanpa operasi, karena ini lebih mudah dan sehat seperti halnya dengan menggunakan bayam yang mempunyai khasiat untuk kecantikan kulit kita loh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *