Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Fisik

By | December 6, 2016

Perkembangan dan pertumbuhan fisik tentunya dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti dari gen dan juga lingkungan. Misalnya, kondisi tubuh seseorang yang kekurangan gizi secara signifikan dapat menunda tumbuh kembang fisik si anak. Di sisi lain juga, menurut University of Minnesota, peran dari beberapa faktor lingkungan yang dekta si anak tersebut, seperti halnya dengan aktivitas sehari-hari yang semakin meningkat ternyata memiliki efek yang jauh lebih tinggi terhadap tumbuh kembang fisik si anak dari pada yang diperkirakan sebelumnya.

Genetika

Ketika anak baru lahir, ia memiliki kondisi sejumlah genetik yang unik yang kemudian akan mempengaruhi pertumbuhan fisiknya. Menurut University of Minnesota, kondisi genetika tertentu pada dasarnya memiliki efek yang kuat pada tingkat pertumbuhan, ukuran bagian tubuh dan timbulnya kondisi pertumbuhan tersebut. Lihat juga alasan tubuh selalu merasa cape dan lelah!

Dengan menggunakan pengukuran dan analisa dari orangtuanya seperti dari tinggi dan berat badan, para ilmuwan ini mampu memprediksi dengan cukup akurat perkiraan mengenai tinggi dan berat badan disaat mereka mencapai usia tiga puluh. Sebuah studi yang dipublikasikan pada tahun 2007 dalam American Journal of Human Biology, faktor-faktor lainnya pun dapat ditemukan yang erat kaitannya dengan orang tua mereka seperti dengan kondisi tekanan darah dan persentase lemak dalam tubuh, serta otot dan total massa tubuh.

Lingkungan hidup

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Minnesota Twin Family Study menunjukkan, bahwasanya kembar identik yang berbagi gen yang sama dapat tumbuh dengan tinggi badan yang berbeda jika mereka dibesarkan di lingkungan yang berbeda. Faktor lingkungan seperti asupan jenis nutrisi pun secara signifikan dapat mempengaruhi pertumbuhan fisik. Menurut United Nations University, malnutrisi dapat menunda pertumbuhan dan perkembangan fisik. Lihat juga cara mencegah dan mengobati malnutrisi!

Hal ini juga dapat mempengaruhi kualitas serta kekuatan tulang dan gigi, ukuran bagian tubuh dan menunda percepatan pertumbuhan tubuh saat remaja. Jika anak mendapatkan jenis asupan gizi yang lebih baik di kemudian hari, kemungkinan besar si anak tersebut dapat memperbaiki kondisi masalah perkembangan dan pertumbuhan tubuhnya tersebut, tergantung pada seberapa parah kekurangan gizi yang diderita. Selain diet, faktor lingkungan lain seperti halnya iklim dan radikal bebas juga dapat mempengaruhi perkembangan fisik.

Penyakit kronis

Penyakit kronis dan kondisi seseorang yang telah melakukan operasi telah terbukti ternyata memiliki efek negatif pada perkembangan fisik seseorang tersebut apalagi jika si anak yang mengalami kondisi tersebut. Dalam sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Medical Association Nasional pada tahun 2000, penulis melaporkan bahwa kemampuan belajar si anak yang mempunyai gangguan fisik secara signifikan lebih dan berat lebih rendah dari kontrol sehat mereka. Perkembangan seksual juga tertunda di saat mulai memasuki remaja dengan dibarengi timbulnya penyakit sel sabit.

Kita bisa mendapatkan beberapa manfaat kesehatan fisik dari sepatu roda yaitu merupakan olahraga sederhana namun terbilang ekstrim, karena membutuhkan kontrol keseimbangan tubuh yang akan membuat tubuh dengan mudah bergerak dengan bebas. Jenis olahraga ini juga lebih banyak membuat pergerakan pada bagian kaki dan tangan, dan mempunyai manfaat untuk meningkatkan kekuatan bagian tulang tersebut. Yang harus kita perhatikan lagi yaitu saat mamainkan sepatu roda karena olahraga ini membutuhkan kontrol keseimbangan yang benar-benar harus terkonsentrasi, jika tidak, malah dapat menyebabkan tubuh terjatuh apalagi kalau terjatuh dalam posisi duduk, karena sangat berbahaya bahkan sampai dapat menyebabkan kematian. Lihat juga cara mengobati pinggul memar akibat terjatuh!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *