Gangguan Kulit Yang Menyebabkan Hilangnya Pigmen

Hilangnya pigmen dalam kulit bisa dapat menjadi masalah yang serius. Memahami sifat hilangnya pigmen merupakan kunci utama untuk menentukan tindakan tepat selanjutnya yang dapat kita lakukan untuk mengatasi kondisi tersebut. Penyebab umum hilangnya pigmen dapat disebabkan oleh kondisi kulit seperti vitiligo, peradangan, penyembuhan luka dengan jaringan parut, infeksi dan berbagai kondisi lain yang dibawa sejak lahir.

Cara Cepat Menyembuhkan Penyakit Kulit Dengan QNC JELLY GAMAT!!!

Vitiligo dan pityriasis alba

Dua dari gangguan kulit yang paling umum yang terkait dengan hilangnya kandungan pigmen memiliki penyebab yang tidak sepenuhnya dipahami. Vitiligo biasanya terjadi selama 3 dekade pertama kehidupan dan ditandai oleh timbulnya kulit halus, bercak putih pada kulit. Pitiriasis alba, yang paling sering diamati pada anak-anak, pertama kemungkinan akan muncul sebagai ruam merah bersisik, biasanya pada bagian wajah dan lengan

Infeksi

Beberapa jenis infeksi juga dapat menjadi penyebab dari hilangnya pigmen loh. Panu yang disebabkan oleh pertumbuhan jamur, ditandai dengan keringnya bagian kulit yang terkena, bercak bersisik yang mungkin lebih terang atau lebih gelap dari kulit di sekitarnya dan juga timbul rasa gatal. Kemungkinan munculnya kondisi tersebut hanya di beberapa tempat dibagian tubuh kita, tapi hilangnya pigmen juga dapat terjadi setelah adanya infeksi virus tertentu seperti cacar. Lihat juga beberapa jenis jamur kandida di tubuh manusia!

Peradangan dan jaringan parut

Hilangnya pigmen dapat terjadi setelah peradangan kulit yang disebabkan oleh gangguan seperti psoriasis, lupus, dermatitis seboroik dan eksim. Dalam semua jenis gangguan tersebut, maka dengan hilangnya pigmen tersebut akan muncul sebagai tambalan warna kulit yang tidak teratur dan jika gangguan dari kondisi tersebut memberikan efek, maka efek tersebut timbul dengan kulit bersisik. Hilangnya pigmen juga dapat terjadi dengan jaringan parut. Hal ini dapat membuat bekas luka yang menjadi lebih rentan terhadap kerusakan dari paparan radiasi ultraviolet, yang menyebabkan sunburns dan kemungkinan resiko terhadap timbulnya penyakit kanker kulit.

Paparan bahan kimia dan obat-obatan topikal

Paparan bahan kimia tertentu dapat menyebabkan perubahan warna kulit. Sebagai contoh, dari senyawa antioksidan yang digunakan dalam pembuatan karet yaitu monobenzyl eter of hydroquinone adalah salah satu bahan kimia pertama kali yang dicatat terkait dengan hilangnya sejumlah pigmen dalam kulit manusia. Senyawa tertentu yang digunakan dalam antioksidan atau disinfektan kuman juga dapat menghasilkan pengurangan pigmen. Demikian juga, dengan beberapa obat yang di oleskan pada kulit, seperti kortikosteroid dan tretinoin, memiliki potensi untuk menghasilkan daerah kulit yang lebih terah. Lihat juga infeksi jamur dan penyebab pengelupasan kulit!

Kongenital dan kondisi genetik

Nevus depigmentosus adalah sesuatu yang mirip dengan bentuk tahi lalat yang tidak memiliki warna. Kondisi tersebut dianggap sebagai suatu kondisi bawaan sejak lahir, tetapi tidak memiliki sebutan dari warisan. Albinisme adalah sekelompok kondisi genetik yang terkait dengan berkurangnya pigmen yang mempengaruhi mata dan daerah lain, seperti kulit dan rambut. Piebaldism, kondisi genetik yang biasanya menghasilkan warna rambut menjadi putih di bagian dahi, atau disebut sebagai jambul putih.

Penyebab lainnya

Kurangnya asupan tembaga atau selenium dapat menyebabkan hilangnya pigmen, biasanya dimulai pada wajah dan kadang-kadang juga mempengaruhi bagian rambut. Hal ini dapat terjadi pada orang yang menerima infusan jangka panjang atau dalam kasus kurangnya asupan gizi yang parah.

Jika kita mendapati beberapa efek samping dari kondisi hilangnya pigmen, maka dokter akan membantu mengidentifikasi penyebabnya dan menentukan langkah-langkah selanjutnya yang paling tepat untuk mengatasi kondisi tersebut. Hilangnya pigmen mungkin hanya bagian dari proses normal, seperti penyembuhan luka, tapi itu mungkin mewakili sesuatu yang lebih serius, seperti halnya dengan penyakit melanoma. Lihat juga cara menyembuhkan infeksi jamur dengan biji jeruk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *