Khasiat Teh Hijau Terhadap Penyakit Kanker

By | September 14, 2016

Pengobatan kanker menggunakan teh hanya sebagian dari beberapa cara alami dan efektif pada pasien penderita kanker yang baru didiagnosis yang tidak menderita pertumbuhan kanker secara cepat atau belum menyebar secara signifikan. Jika kita merupakan sebagian dari pasien kanker stadium lanjut yang telah melakukan banyak kemoterapi, radiasi atau operasi atau kita memiliki kanker yang berpotensi tumbuh cepat, sangat besar kemungkinan penyakit kanker tersebut susah di sembuhkan kecuali si penderita melakukan pengobatan dan mendapatkan hasil yang luarbiasa.

Obat herbal menyembuhkan kanker secara total tanpa operasi dengan QNC JELLY GAMAT!!!

Berikut ini keterkaitan teh sebagai penyembuh penyakit kanker

Teh hijau

Teh hijau mengandung senyawa Polifenol (GTP) khususnya EGCG (epigallocatechin gallate), senyawa seperti ini tidak hanya akan menghambat enzim yang dibutuhkan untuk pertumbuhan sel kanker saja, tetapi juga membunuh sel kanker tanpa efek sakit pada sel-sel yang sehat.

Daun teh

Daun teh hijau kering mengandung sekitar 40% berat dari senyawa kandungan polifenol dan yang paling ampuh ini adalah EGCG. Tim ilmuwan di Purdue University, menyebutkan bahwa senyawa EGCG ini mengandung antioksidan yang dianggap lebih banyak dan lebih berkhasiat dari pada vitamin E atau Vitamin C dari sifat antioksidannya. Dalam sebuah penelitian tahun 1997, para peneliti dari University of Kansas, menyebutkan bahwa kandungan EGCG dua kali lebih kuat sebagai resveratrol, yang dikenal dapat membunuh sel-sel kanker. Teh hijau juga merupakan elemen sebagai kunci utama untuk mencegah timbulnya penyakit kanker. Di seluruh dunia, ada sekitar 80 persen dari teh yang dikonsumsi merupakan jenis teh hitam. Teh berasal dari tanaman yang sama yaitu Camellia sinensis. Teh hitam biasanya melalui proses oksidasi terlebih dahulu, tetapi kebalikan dengan teh hijau yang menghindari proses oksidasi. Teh adalah minuman yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat dunia. Teh hijau mengandung lebih banyak polyphenol yang merupakan zat kimia yang bertindak sebagai antioksidan kuat untuk menetralisir kandungan racun di tubuh kita serta untuk mencegah pertumbuhan kanker.

Diet ini harus dilengkapi dengan perawatan lain yang benar-benar dapat membunuh sel-sel kanker. Untungnya, teh hijau dapat dikombinasikan dengan hampir semua pengobatan alternatif lainnya tanpa mengkhawatirkan tentang timbulnya efek samping lainnya. Pengobatan kanker secara alternatif harus melalui anjuran serta resep dari perawatan yang lengkap. Teh ini dapat membantu menghentikan pertumbuhan sel kanker yang sudah mulai menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Bagaimana mungkin teh dapat membantu mencegah kanker ?

Di antara banyak kegiatan biologis yang sudah di lakukan oleh para ilmuan, kandungan senyawa polifenol yang lebih dominan di teh hijau biasanya mengandung senyawa lain seperti EGCG, EGC, EKG, EC, theaflavin dan thearubigins, berbeda dengan kandungan yang terdapat di dalam teh hitam yaitu memiliki kandungan antioksidan dari bahan kimia seperti EGCG dan EKG, memiliki aktivitas tersendiri untuk menetralisir terhadap radikal bebas yang cukup besar dan dapat melindungi sel dari kerusakan DNA yang disebabkan oleh reactive oxygen species. Polifenol yang terdapat dalam teh juga telah terbukti dapat menghambat proliferasi sel tumor. Dalam penelitian yang telah di lakukan dari laboratorium, senyawa katekin dalam teh telah terbukti dapat menghambat angiogenesis dan invasi dari sel tumor. Selain itu, polifenol teh juga dapat melindungi kulit kita terhadap kerusakan yang disebabkan oleh radiasi ultraviolet/ UV dan UB, dan mereka dapat mengaktifkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Selain itu, teh hijau telah terbukti dapat mengaktifkan enzim-enzim untuk mendetoksifikasi seperti glutation S-transferase dan kuinon reduktase, yang dapat membantu melindungi terhadap perkembangan tumor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *