Kondisi Emosi Yang Timbul Setelah Pengobatan Kanker

By | October 15, 2016

Ketika pengobatan kanker telah selesai, rasa lega pun kita rasakan karena dapat terhindar dari berbagai macam ancaman yang dapat mengancam hidup kita. Lepas dari kondisi nyaman tersebut, tentunya ada permasalahan lain yang dapat menyerang kondisi kesehatan kita setelah kita melakukan pengobatan kanker tersebut. Kita juga harus bisa memperhatikan beberapa menu makanan diet sehat untuk penderita kanker, sembari untuk mendukung proses pengobatan yang lebih aman dan sehat. Efek lainnya pun dapat timbul walaupun kita sudah terbebas dari masalah pertumbuhan kanker itu, seperti berikut ini:

Obat herbal menyembuhkan kanker secara total tanpa operasi dengan QNC JELLY GAMAT!!!

Perasaan Khawatir

Takut kambuh: Kondisi akan senantiasa menghantui si pasien dengan perasaan yang akan membuat dirinya menjadi takut akan kekambuhan dari penyakitnya tersebut.

Kecemasan: Beberapa pasien akan mengalami kekhawatiran atau kecemasan setelah masa perawatan berakhir, ketakutan akan pengaruh penyakit terhadap masa depannya.

Kekhawatiran tentang penampilan fisik: Perubahan fisik yang terjadi selama pengobatan dapat membuat perasaan kita menjadi khawatir tentang bagaimana cara kita melihat penampilan diri sendiri.

Perasaan sedih

Kesedihan: Kesedihan adalah respon yang sangat umum setelah pengobatan berakhir. Hal ini terjadi karena mereka menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi.

Depresi: Ganti rugi dapat mengakibatkan stres yang luar biasa. Situasi stres jangka panjang dapat membawa depresi. Depresi ini dapat disebabkan oleh perubahan kimia di otak.

Dukacita: adalah respons alami terhadap kondisi yang dapat berlangsung selama beberapa waktu. Selain kesedihan yang mendalam, proses berduka juga dapat mencakup tahap penolakan dan kemarahan sebelum seseorang mampu mencapai penerimaan penuh dari kondisi buruk seperti itu.

Rasa bersalah: Beberapa korban memiliki perasaan bersalah setelah selesai menjalani pengobatan kanker. Beberapa mungkin berpikir bahwa mereka melakukan sesuatu yang telah menyebabkan tumbuhnya penyakit kanker.

Perasaan bingung

Ketidakpastian: Kanker dapat membuat kita merasa tidak yakin tentang kondisi masa depan kesehatan kita selanjutnya.

Kemarahan: Kemarahan dapat timbul dari rasa perih atau frustrasi setelah pengobatan dilakukan. Beberapa dari penderita penyakit kanker ini mungkin merasa marah mengenai bagaimana sel kanker tersebut dapat tumbuh.

Mati rasa emosional: Pengalaman menderita penyakit kanker dapat membuat kita merasa menjadi mati rasa atau tanpa perasaan.

Distress spiritual: Mungkin butuh waktu selama bertahun-tahun setelah pengobatan kanker berakhir, untuk memulihkan keadaan mental kita. Distress spiritual dapat terjadi jika hidup menjadi berbeda dari cara kita berpikir.

Menyesuaikan diri dengan emosi membawa waktu

Beberapa pasien penderita penyakit kanker tentunya membutuhkan bantuan secara psikologis untuk dapat mengontrol kembali cara mereka meluapkan emosinya setelah mereka melakukan pengobatan penyakit kanker. Karena pengobatan kanker ini dapat memiliki beberapa efek yang dapat mempengaruhi kondisi kesehatan kita. Setiap orang mempunyai gejala yang berbeda tentunya.

Untuk itu, bagi penderita penyakit kanker yang sudah melakukan pengobatan atau penyembuhan diharuskan untuk selalu melakukan konsultasi dengan tim medis, ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan yang bisa saja dapat terjadi sewaktu-waktu akibat efek yang ditimbulkan dari perawatan tersebut. Selain selalu berkonsultasi dengan dokter, kita juga harus melakukan beberapa metode yang akan mendukung kita dalam penyembuhan penyakit kanker secara total. Pertama kita ubah kebiasaan buruk yang sebelumnya kita selalu lakukan, selanjutnya kita mengubah pola makan yang sebelumnya selalu mengkonsumsi makanan tinggi lemak dan kalori, kini kita harus bisa memasukan makanan yang kaya nutrisi, vitamin dan mineral, tentunya harus bisa menghindari makanan berlemak tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *