Makanan Penyebab Kambuhnya Penyakit Asma

By | February 3, 2017

Mengi dan pembengkakan (inflamasi) merupakan suatu kondisi yang dapat memperburuk paru-paru atau yang biasa kita kenal sebagai penyakit asma. Penyakit ini tidak harus disebabkan oleh kondisi keluarga yang mempunyai riwayat penyakit asma, akan tetapi pemicu dapat disebabkan oleh berbagai macam alasan. Seperti halnya dengan mengkonsumsi makanan penyebab alergi tersebut pun dapat menyebabkan timbul atau kambuhnya penyakit asma.

Menyembuhkan asma secara total dan cepat dengan QNC JELLY GAMAT!!!

Alergi makanan dan gejala asma

Alergi makanan menyebabkan timbulnya reaksi dari sistem kekebalan tubuh setelah ita mengkonsumsi makanan tertentu. Menurut American Academy of Family Physicians, sekitar 2 persen orang dewasa dan 6 persen anak-anak di negara maju seperti Amerika memiliki jenis penyakit alergi tertentu.

Secara teknis, makanan dapat menyebabkan alergi. Namun, makanan yang paling banyak menyebabkan kasus alergi pada konsumsi adalah kacang kedelai, telur, susu, gandum, ikan, kerang, kacang tanah dan kacang pohon. Gejala dari reaksi alergi terhadap makanan juga bervariasi, seperti timbulnya kondisi gatal-gatal dan ruam, kemungkinan juga menimbulkan kondisi mengi seperti asma. Lihat juga hubungan penyakit asma dengan kafein!

Efek dari zat aditif

Jika kita memiliki alergi makanan atau alergi asma, ternyata masih ada kemungkinan bahwa komponen lain dari makanan dapat menyebabkan mengi dan sesak napas. Menurut American Academy of Family Physicians, pada umumnya jenis makanan aditif dari tartrazine telah dikaitkan dengan bahan makanan yang aditif. Pemanis buatan, seperti aspartam juga dapat memicu reaksi alergi terhadap sistem kekebalan tubuh. Potensi pemicu asma lainnya kemungkinan juga dapat didapatkan dari benzoat, sulfit, salisilat dan monosodium glutamat, juga dikenal sebagai MSG.

Makanan mengandung gas

Jika kita memakan makanan terlalu banyak pastinya akan menyebabkan perut menjadi kembung, karena terjadi penumpukan gas, sehingga gas tersebut akan menimbulkan tekanan kebagian diafragma paru-paru dan menyebabkan sesak nafas. Salah satu cara untuk mencegah efek tersebut adalah dengan cara kita harus makan lebih sering dan tentunya dengan porsi yang lebih sedikit. Kita juga dapat mengurangi kondisi kelebihan gas di perut dengan cara mengurangi bahkan menghindari jenis makanan yang mengandung gas, seperti brokoli, kacang-kacangan, kembang kol, bawang putih dan sosis.

Sebelum kita melakukan tindakan lebih lanjut untuk mengatasi kondisi tersebut, ada baiknya kalau kita melakukan konsultasi dengan dokter untuk mengatahui hal apa saja yang harus dilakukan dan hal apa saja yang tidak seharusnya kita lakukan untuk merawat penyakit asma tersebut. Karena penyakit asma ini juga dapat disebabkan oleh aktivitas fisik yang berlebihan yang dapat memacu kerja serta tekanan pada diafragma dan paru-paru, sehingga menimbulkan kondisi mengi. Hal terpenting juga kita harus mengetahui mengenai apa saja yang menjadi penyebab asma menjadi kambuh, karena selain makanan juga ada beberapa penyebab alergi lainnya. Alergi yang sudah parah dapat menyebabkan reaksi yang mengancam jiwa, yang dikenal sebagai anafilaksis.

Sebelumnya kita mengetahui bahwa makanan seperti brokoli dapat menyebabkan perut menjadi kembung dan menyebabkan penumpukan gas berlebih di dalam perut yang akhirnya menyebabkan kondisi mengi. Tapi, dari penelitian lainnya menunjukan bahwa brokoli dapat menyembuhkan penyakit asma dengan cepat, kemungkinan juga ini bisa terjadi karena si penderita asma tidak mempunyai masalah kesehatan medis lain dari penyakit perut atau penyakit maag. Inilah yang menjadi alasan kenapa kita harus melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan ahli medis, agar kita bisa merawat penyakit asma dengan baik dan kesempatan untuk sembuh total pun lebih besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *