Manfaat Kesehatan Dari Biji Delima

By | January 7, 2017

Nama buah delima sendiri berasal dari bahasa Latin dan secara harfiah yang berarti apel unggulan. Hanya bijinya saja yang bisa dimakan dan terdapat dalam jumlah banyak, buah ini berwarna merah dan berbentuk heksagonal. Lihat juga kerugian dan manfaat buah semangka!

Sebuah delima rata-rata mengandung sekitar 600 biji, atau juga dikenal sebagai arils, yang dikemas dalam empulur putih. Buah delima mengandung jumlah kalori yang sangat rendah, tinggi serat, tinggi vitamin dan tinggi phytochemical yang dapat meningkatkan kesehatan jantung dan membantu mencegah timublnya penyakit kanker.

Mengontrol berat badan

Seperti halnay dengan buha-buahan lain, biji delima juga mangandung kalori yang sangat dan kaya akan serat, hanya menyediakan 83 gr kalori dan 4 gram serat makanan per 100 gr porsi. Menurut Department of Agriculture Dietary Guidelines for Americans, untuk mendapatkan kesehatan tubuh secara optimal kita memerlukan asupan 2.000 gr kalori, kita pun harus mengkonsumsi 2 cangkir buah delima dan 2 ½ cangkir sayuran per hari.

Biji delima dan makanan kaya serat lainnya, seperti gandum utuh, ternyata sangat baik juga karena dapat mengurangi resiko terkena penyakit kronis dan dapat membantu mengontrol berat badan. Memang makanan yang mempunyai kandungan serat yang tinggi ini dapat membuat perut kita lebih mudah untuk menahan lapar karena membuat rasa kenyang lebih lama. Namun percayakah kalian bahwasanya makanan pedas juga dapat menurunkan berat badan loh, sayangnya tidak semua orang dapat menjalani cara ini karena masih jarang terdengar dan terbukti.

Vitamin C dan vitamin K

Biji delima merupakan sumber yang baik dari kedua vitamin esensial tersebut, seperti vitamin C dan K. Dengan ukuran 100 gr dari biji delima saja sudah dapat memberikan asupan sekitar 10,2 mg vitamin C atau 17 persen dari nilai harian yang direkomendasikan dan dibutuhkan untuk tubuh kita. Biji delima memberikan sedikit lebih dari 16 mg vitamin K, atau hanya sekitar 20 persen dari kebutuhan harian nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Vitamin C inilah yang akan membantu dalam meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh, penyembuhan luka, menyehatkan gusi dan pembuatan kolagen serta elastin. Vitamin C juga meningkatkan penyerapan zat besi, sedangkan vitamin K ini sangatlah penting untuk menjaga kekuatan dan kesehatan tulang serta pembekuan darah yang tepat. Jika tidak menyukai buah delima atau sulit mendapatkan buah delima yang kita cari untuk memehui asupan vitamin C dan K dalam tubuh kita, tenang saja ternyata kita masih memenuhi asupan nutrisi tersebut dari mentimun yang mempunyai manfaat dalam menyehatkan tubuh.

Mencegah kanker

Biji delima, sama halnya seperti buah dan sayuran lainnya yang kaya akan phytochemical, yang merupakan zat bermanfaat yang ditemukan dalam jumlah yang banyak dalam makanan nabati. Kelompok phytochemical di biji delima ini disebut polifenol. Biji delima sangat kaya akan polifenol tertentu, seperti tanin, quercetin dan anthocyanin, yang mempunyai sejuta manfaat kesehatan untuk jantung dan juga berperan sebagai anti-kanker.

Menurut sebuah artikel yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition pada tahun 2005 sebagai antioksidan yang kuat, senyawa polifenol ini dapat meningkatkan kelangsungan hidup sel sehat, menginduksi kematian sel kanker dan mencegah pertumbuhan tumor. Anthocyanin juga memiliki sifat anti-inflamasi, antivirus dan antimikroba. Bukan buah delima saja yang mempunyai manfaat dalam mencegah pertumbuhan kanker, kita juga bisa menggunakan buah tomat yang sudah terbukti dapat mencegah dan mematikan pertumbuhan sel kanker dengan cepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *