Penelitian Buah Tomat Yang Berkhasiat Untuk Menyembuhkan Penyakit Kanker

Banyak sekali manfaat dari berbagai buah-buahan maupun sayur-sayuran yang dapat memberikan asupan nutrisi pada tubuh kita, sehingga dapat memperbaiki keadaan tubuh serta merawat tubuh kita dengan baik. Seperti manfaat buah tomat terhadap penyakit kanker yang akan kita bahas dari artikel berikut ini.

Obat herbal menyembuhkan kanker secara total tanpa operasi dengan QNC JELLY GAMAT!!!

Manfaat Buah Tomat Terhadap Kesehatan :

Meningkatkan penglihatan: Vitamin A yang terdapat dalam tomat ternyata dapat membantu untuk meningkatkan penglihatan kita serta mencegah penyakit katarak dan kebutaan.

Melawan kanker: Menurut penelitian, tomat mengandung banyak antioksidan lycopene, yang efektif dalam menurunkan risiko kanker, terutama paru-paru, perut dan kanker prostat.

Menjaga kesehatan darah: Penelitian menunjukkan bahwa tomat mengandung sekitar 40% dari kebutuhan vitamin C sehari-hari dan juga mengandung vitamin A, kalium, dan zat besi yang sangat penting untuk menjaga kesehatan darah normal yang ada di tubuh kita. Vitamin K, yang berfungsi untuk mengontrol perdarahan dan pembekuan darah serta membantu melancarkan sirkulasi darah.

Mengurangi risiko penyakit jantung: Lycopene dalam tomat dapat melindungi kita dari penyakit kardiovaskular. Mengkonsumsi tomat secara teratur membantu menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah, mengurangi pengendapan lemak di pembuluh darah.

Pencernaan: Makan tomat setiap hari dapat menjaga sistem pencernaan kita supaya sehat dari penyakit seperti sembelit dan diare. Hal ini juga mencegah penyakit kuning serta sangat efektif untuk menghilangkan racun dari tubuh.

Berikut ini ada 2 studi penelitian tentang manfaat buah tomat untuk kesehatan tubuh kita

Studi 1

Mengkonsumsi tomat secara teratur dapat mengurangi risiko kanker prostat dan dari beberapa jenis kanker lainnya. Penelitian dari Brigham dan Rumah Sakit Wanita serta dari Harvard T.H. Chan School of Public Health menunjukkan bahwa mengkonsumsi tomat dan jenis produk lain dari olahan tomat ternyata dapat membantu menurunkan risiko kanker prostat.

Peneliti memeriksa 51.529 partisipan orang berusia 40-75 tahun selama lebih dari 12 tahun, pria yang mengkonsumsi dua porsi saus tomat per minggu memiliki risiko 23% lebih rendah terkait penyakit kanker prostat dan risiko 36% lebih rendah prostat metastatik dari orang yang mengkonsumsi kurang dari satu porsi saus tomat per bulan. Manfaat tomat dalam mengendalikan kanker prostat dan dari beberapa jenis kanker lainnya telah dilaporkan oleh beberapa peneliti sebelum di publikasikan yaitu pria yang makan tomat 10 kali dalam seminggu dapat mengurangi resiko terkena kanker prostat.

Semua bentuk tomat termasuk dalam berbagai jenis olahannya memiliki efek yang menguntungkan. Namun, tomat yang dimasak dalam minyak (seperti dalam saus tomat) tampaknya menjadi yang paling beresiko dapat menimbulkan penyakit lain. Tomat juga mengurangi risiko untuk jenis kanker lainnya termasuk paru-paru, lambung, pankreas, payudara, leher rahim, usus, mulut dan kanker kerongkongan. Tomat dapat membantu dalam pengobatan kanker holistik. Tomat tidak hanya menyembuhkan kanker saja tetapi dalam kombinasi dengan herbal lain seperti jus dan terapi, tomat akan meningkatkan efektivitas pengobatan terhadap kanker.

Studi 2

Tomat juga dapat mengurangi risiko untuk jenis kanker lainnya termasuk paru-paru, lambung, pankreas, payudara, leher rahim, usus, mulut, dan kanker esofagus. Lycopene adalah senyawa anti oksidan yang melindungi sel-sel tubuh kita dari oksidan yang menyebabkan penyakit kanker. Uji laboratorium telah menunjukkan bahwa lycopene dua kali lebih kuat sebagai beta karoten untuk menetralisir radikal bebas, ini telah lama dikenal sebagai anti karsinogen.

Dalam hasil yang dipublikasikan pada Februari di tahun 1999 oleh Journal of National Cancer Institute, Edward Giovannucci (Harvard Medical School, Boston, MA) telah menganalisis dan membandingkan dengan penelitian lain yang diterbitkan mengenai asupan tomat dan produk berbasis tomat dengan tingkat lycopene dalam darah yang berkaitan dengan penyebab timbulnya berbagai macam jenis penyakit kanker. Dari 72 studi diidentifikasi sekitar 57 yang sudah melaporkan bahwa asupan tomat atau tingkat lycopene dalam darah dapat mengurangi risiko kanker.

Dalam penelitian lain, para ilmuwan menemukan bahwa dosis rendah lycopene yang ditemukan dapat memperlambat pertumbuhan tumor prostat. Ketika lycopene dikombinasikan dengan vitamin E, dapat mengurangi pertumbuhan tumor hingga 73%. Menurut sebuah penelitian terbaru, lycopene juga dapat mengurangi atau mencegah efek samping dari kemoterapi karena antioksidan dan anti-inflamasi.

Ada penelitian lain menyatakan hasil yang sama pada percobaan mengenai lycopene. Selain itu, likopen juga telah diketahui dapat mengurangi risiko pada penyakit jantung. Kita seharusnya harus menghindari makanan yang dapat menyebabkan kanker, seperti makanan yang sudah banyak di klasifikasikan oleh peneliti tentang 10 jenis makanan yang menjadi penyebab kanker yang belum banyak orang banyak ketahui.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *