Pengaruh Daging Sapi Merah Terhadap Tekanan Darah Tinggi

Memiliki penyakit tekanan darah tinggi membuat Anda memiliki resiko tinggi akan penyakit jantung dan stroke di kemudian hari. Merokok, kelebihan berat badan, tidak berolahraga, pola makan yang buruk dan stres merupakan hal utama yang menjadi timbulnya penyakit tekanan darah tinggi. Apa yang Anda makan juga tentunya dapat mempengaruhi kenaikan tekanan darah, dan beberapa makanan juga berpotensi tinggi akan kenaikan darah anda seperti makanan lauk pauk pada daging merah.

Makan daging merah meningkatkan Anda untuk berpeluang mati muda. Itulah temuan mencolok dari studi klinis dalam Archives of Internal Medicine. Studi ini menemukan bahwa makan daging merah dan olahan lainnya dikaitkan akan peningkatan penyakit kanker, dan peningkatan penyakit kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi. Mereka menyebutkan bahwa makan dengan ukuran 4 ons daging merah per hari dapat meningkatkan risiko Anda untuk mati muda, meningkatkan risiko kematian akibat kanker dan meningkatkan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular (tekanan darah tinggi).

Di sarankan bagi penderita penyakit tekanan darah tinggi untuk mengurangi konsumsi daging merah, seperti daging sapi, babi dan daging olahan seperti sosis, bacon (olahan yang terbuat dari daging babi). Sebuah studi yang diterbitkan dalam “British Medical Journal” pada tahun 2008 menemukan bahwa daging merah memiliki efek yang menguntungkan untuk tekanan darah, meskipun efeknya sangat kecil.

Hal ini tidak hanya dalam kandungan daging merah saja yang dapat meningkatkan tekanan darah, daging dari semua jenis dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah tinggi. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam “The American Journal of Clinical Nutrition” pada Desember 2005, jika Anda memiliki peningkatan risiko tekanan darah tinggi, kemungkinan besar yang anda lakukan yaitu mengikuti diet vegetarian, karena jenis diet ini dikaitkan dengan tekanan darah rendah.

Hasil yang bertentangan

Tidak semua studi tentang daging merah telah menunjukkan dmapak yang akan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Sebuah studi yang diterbitkan dalam “The American Journal of Clinical Nutrition” pada bulan April 2006 menemukan bahwa orang dengan tekanan darah tinggi sudah melakukan treatment dengan menggantikan beberapa makanan kaya karbohidrat mereka dengan protein dari daging merah tanpa lemak yang akhirnya mengalami penurunan tingkat tekanan darah mereka. Kedua kelompok kontrol dan kelompok yang lebih tinggi protein tersebut memakan jumlah ukuran lemak yang sama.

Pilihan Terbaik

Apakah Anda memiliki tekanan darah tinggi atau berusaha untuk menjauhinya dengan cara mengurangi jumlah lemak jenuh yang Anda dapatkan dalam diet, karena daging merah cenderung tinggi akan kandungan lemak jenuh. Memilih daging merah, ayam tanpa kulit, ikan atau sumber protein vegetarian, tentunya sangat efektif untuk menghindari resiko anda terhadap tekanan darah tinggi. Bagi penderita penyakit tekanan darah tinggi biasanya di anjurkan untuk tidak makan lebih dari enam porsi daging tanpa lemak, ikan atau unggas per hari. Anda juga perlu membatasi makanan dengan kandungan garam dalam diet Anda.

Ketika Anda memakan makanan yang berbahan dasar daging di anjurkan untuk menghilangkan setiap kandungan lemaknya dengan cara panggang, rebus,atau dengan cara di bakar. Kita bisa menambahkan bumbu pada daging Anda dengan rempah-rempah alami bukannya menambahkan garam atau saus tinggi natrium, seperti kecap, saus teriyaki, saus cabai, saus steak, saus Worcestershire atau saus barbeque, karena dengan penambahan rasa seperti ini akan membuat tinggi kandungan lemak pada daging merah yang akan di konsumsi tersebut.

Anda ingin mencoba alternatif pengobatan untuk penyakit darah tinggi ? solusinya,

Cara Cepat Pengobatan Herbal Mengatasi Darah Tinggi Dengan QNC JELLY GAMAT!!!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *