Penyakit Yang Ditimbulkan Oleh Makanan Cepat Saji

By | October 12, 2016

Ketika kita mengkonsumsi makanan dan minuman cepat saji seperti burger, gorengan, soda dll dalam proses diet yang kita jalani, makan asupan kalori dan nutrisi kita dalam tubuh akan melebihi batas normal tertentu yang akhirnya dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Makanan yang mengandung lebih 1.000 kalori dapat dengan mudah membuat berat badan menjadi bertambah, yang juga dapat meningkatkan peluang kita untuk membuat arteri menjadi tersumbat, tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2 dan beberapa pertumbuhan dari jenis kanker lainnya. Berapa banyak kini makanan cepat saji telah diproduksi?. U.S Department of Agriculture melaporkan bahwa satu atau lebih dari makanan cepat saji per minggu yang terkait dengan penyakit obesitas, kondisi kelebihan berat badan yang secara signifikan dapat ditentukan oleh indeks massa tubuh dari usia 30 tahun ke atas.

Aterosklerosis

Daging dan ikan merupakan makanan pembuka, ditambang dengan campuran bawang goreng dan kentang goreng yang semuanya itu mengandung sejumlah besar kandungan kolesterol atau lemak jenuh, zat yang terkadung dalam minyak tersebut dapat mengancam kesehatan arteri kita. Semakin banyak yang kita konsumsi, semakin besar pula resiko terhadap penyempitan pembuluh darah tersebut.

Kondisi ini akan mempersempit ruang tempat di mana darah mengalir yang akan mengurangi jumlah oksigen untuk mencapai seluruh bagian sel-sel dalam tubuh kita. Kerusakan pada dinding arteri juga dapat membuat pendarahan dan pembekuan darah yang dapat berbahayakan kondisi kesehatan kita. Kondisi ini disebut aterosklerosis atau penyumbatan arteri yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke. Seharusnya juga kita mengetahui lebih mendalam mengenai serangan jantung.

Hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi, secara langsung berhubungan dengan kondisi tubuh yang kelebihan asupan natrium. Banyak makanan cepat saji yang sarat dengan kandungan natrium yang berasal dari garam yang banyak digunakan sebagai bumbu. Burger, Taco, kentang goreng dan pai buah ternyata memiliki kandungan natrium yang tinggi. Beberapa makanan lain juga seperti udang goreng, hampir memiliki 100 persen dari batas harian penggunaan garam. Hipertensi ini dapat meningkatkan perkembangan aterosklerosis dan meningkatkan risiko kita terkena penyakit jantung. Untuk itu, kita harus mengetahui terlebih dahulu tentang bagaimana bisa kita terkena penyakit darah tinggi tersebut.

Diabetes tipe 2

Meskipun tidak banyak yang tahu jika makanan cepat ini dapat menyebabkan diabetes, masalah kesehatan yang berkaitan dengan makanan cepat ini juga dapat meningkatkan tubuh kita untuk terkena masalah penyakit lainnya. Kegemukan, obesitas, tekanan darah tinggi dan kadar gula darah yang tinggi merupakan penyebab dari munculnya penyakit diabetes tipe 2. Menurut sebuah studi pada tahun 2005 yang diterbitkan dalam “The Lancet” mengkonsumsi makanan cepat saji lebih dari dua kali per minggu dapat menyebabkan kenaikan berat badan rata-rata 10-pound pada orang dewasa muda dari waktu ke waktu. Meningkatnya berat badan dengan ekstra dapat dengan mudah meningkatkan risiko kita untuk mengembangkan resistensi insulin dan diabetes tipe 2.

Kanker

Makanan cepat ini merupakan penyumbang nomor satu sebagai penyebab penyakit kanker, tetapi jenis makanan ini juga dapat menyebabkan kondisi lain seperti kenaikan berat badan yang ujung-unjungnya dapat memicu kanker. Menu makanan yang mengandung tinggi kandungan lemak dan gula akan lebih mudah untuk mempercepat pertumbuhan sel kanker tersebut. Kondisi penyakit seperti kelebihan berat badan dan obesitas yang dibarengi dengan gangguan usus, ginjal, kandung empedu dan yang lainnya dapat mempermudah pertumbuhan sel kanker juga. Khasiat dari teh hijau terhadap penyakit kanker juga sudah diteliti oleh beberapa ilmuan, terkait dengan senyawa zat tertentu yang dapat menghentikan pertumbuhan sel kanker.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *