Penyebab Sesak Nafas Ketika Berolahraga

By | December 14, 2016

Sesak napas saat berolahraga adalah cara tubuh untuk memberitahu kita mengenai kondisi dari beberapa hal. Sebelum kita memulai beberapa latihan fisik atau olahraga, terutama jika kita mempunyai berat badan yang berlebih atau telah didiagnosis dengan kondisi medis tertentu, ada baiknya jika kita melakukan pemeriksaan terlebih dahulu atau berkonsultasi dengan dokter, mengenai kondisi tersebut. Lihat juga mengobati asma dengan brokoli!

Gejala

Salah satu gejala yang paling umum yaitu sesak napas, gerak nafas menjadi sangat cepat atau pernafasan yang dangkal. Pernafasan cepat merupakan kondisi yang membuat paru-paru kita tidak cukup mendapatkan asupan oksigen, sedangkan tubuh kita tentunya membutuhkan jumlah asupan oksigen yang cukup untuk mengoptimalkan fungsinya.

Perasaan pusing juga merupakan gejala sesak napas yang dapat disebabkan oleh kegiatan berolahraga atau beraktivitas yang berat. Kondisi pusing atau pingsan terjadi karena bagian sel-sel tubuh yang tidak menerima cukup asupan oksigen yang seharusnya dibutuhkan, karena ketika bagian sel tubuh tertentu tidak menerima cukup asupan oksigen, maka fungsi kerjanya pun menjadi melambat bahkan berhenti.

Penyebab fisik

Latihan berlebihan ketika pertama kali memulai rutinitas merupakan salah satu penyebab paling umum dari timbulnya kondisi sesak napas saat berolahraga. Tubuh kita pada umumnya harus meningkatkan tenaga saat berolahraga agar menghasilkan beberapa manfaat dari olahraga yang kita lakukan tersebut seperti pembakaran lemak dan meningkatkan daya tahan otot serta stamina. Latikan secara berlebihan secara mendadak dan cepat ternyata dapat menyebabkan stres berlebih pada paru-paru dan meningkatkan denyut jantung, karena secara otomatis jantung dan paru-paru mencoba untuk mempertahankan oksigen dan aliran darah yang memadai agar mentransferkan nutrisi ke jaringan otot.

Menyembuhkan asma secara total dan cepat dengan QNC JELLY GAMAT!!!

Penyebab medis

Kondisi medis seperti penyakit jantung, penyakit paru obstruktif kronik atau yang juga dikenal sebagai COPD seperti emfisema, asma, atau kelebihan berat badan atau obesitas juga dapat membuat kita merasa sesak napas saat berolahraga. Ketika tubuh kita merasa tidak sehat tetapi memaksakan untuk berolahraga, tentunya kondisi tersebut akan menempatkan tekanan ekstra pada bagian jantung dan paru-paru untuk memasok sel-sel tubuh, jaringan dan organ dengan darah yang membawa oksigen dan nutrisi seperti protein yang berfungsi untuk meningkatkan fungsi otot.

Merokok juga dapat menyebabkan sesak napas, karena fungsi paru-paru menjadi menurun karena paparan dari asap dan beberapa kandungan zat kimia beracun yang terkandung dalam rokok tersebut.

Latihan rutin secara teratur

Mulailah dengan olahraga ringan terlebih dahulu seperti lari perlahan-lahan secara sederhana saja untuk memulai memompa jantung kembali, agar tidak terjadi lonjakan atau tekanan besar ketika kita melakukan olahraga berat.

Kita bisa menghabiskan waktu sekitar 20 sampai 30 menit dalam sehari, yang kemudian secara bertahap akan meningkatkan kecepatan dan perubahan dalam kemampuan jantung kita untuk memompa darah. Secara bertahap juga kita harus menambahkan bentuk latihan fisik lainnya untuk olahraga rutin yang biasa kita lakukan tersebut seperti halnya dengan latihan kekuatan, peregangan, dan masih banyak lainnya.

Kita juga harus menjaga asupan makanan loh, karena tidak semua jenis makanan cocok untuk dikonsumsi oleh penderita penyakit asma, seperti halnya dengan kafein yang cocok atau tidaknya untuk penderita asma. Jenis asupan makanan yang kita konsumsi tentunya sangat berperan penting terhadap kesehatan tubuh kita, apalagi untuk penderita kondisi medis tertentu yang sudah lama diderita, agar lebih berhati-hati lagi terhadap makanan yang menjadi penyebab sesak nafas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *