Senyawa Dalam Kopi Ini Dapat Melawan Penyakit Kanker Loh

Menurut American Institute for Cancer Research, kopi ternyata dapat mengurangi risiko terkena penyakit kanker tertentu. Tentu saja, tidak ada jaminan bahwa kebiasaan meminum kopi akan menjamin kehidupan yang terbebas dari penyakit kanker, karena kopi sendiri mempunyai suatu kandungan tertentu yang masih tersembunyi.

Kopi dianggap sebagai minuman yang dapat menetralisir radikal bebas dengan baik, karena kopi mengandung kaya akan senyawa antioksidan dan fitokimia. Senyawa antioksidan ini dapat menetralisir bahan kimia (radikal bebas) yang dapat merusak jaringan tubuh. Fitokimia merupakan nutrisi non esensial yang dikembangkan dari sejenis tumbuhan yang berfungsi sebagai pertahanan, perlindungan, dan sebagai pencegahan terhadap timbulnya penyakit, senyawa lain yang terdapat dalam jenis tumbuhan tertentu juga ada manfaatnya seperti Phytochemical  yang termasuk kedalam senyawa flavonoid, lignan dan asam fenolat.

Selain minuman kopi yang mengandung kafein, ternyata makanan dan minuman lain yang mengandung kafein juga terdapat dalam teh dan cokelat kaya dengan senyawa ini, namun berdasarkan penelitian sampai saat ini kopi masih menjadi minuman yang tinggi akan kandungan kafeinnya. Studi menunjukkan bahwa setidaknya lima senyawa berbeda yang terdapat dalam kopi dapat membantu mengurangi risiko terkena penyakit kanker, berikut ini beberapa senyawa yang terdapat dalam kopi yang berfungsi untuk melawan pertumbuhan kanker :

Obat herbal menyembuhkan kanker secara total tanpa operasi dengan QNC JELLY GAMAT!!!

Asam klorogenat

Senyawa antioksidan ini adalah asam karbolat atau benzenol utama yang terdapat dalam kopi. Secara teknis ester yang terbentuk antara kandungan asam quinic dan asam caffeic. Asam caffeic adalah komponen utama untuk meningkatkan penghancuran diri pada sel kanker dan dapat mengurangi peradangan. Kandungan antioksidan pada asam klorogenat sedikit lebih rendah di dalam minuman kopi tanpa kafein. Asam quinic berkontribusi dalam menghasilkan rasa asam dari kopi dengan menghasilkan berbagai manfaat dari kandungan antioksidannya.

Cafestol dan kahweol

Senyawa yang dapat larut dalam lemak ini telah di saring melalui ekstrak minyak kopi selama pembuatan kopi tanpa filter. Studi menunjukkan bahwa sejenis kandungan kahweol dan cafestol ini dapat merangsang enzim yang menetralkan karsinogen serta dapat menghilangkan protein tertentu yang dapat mengaktifkan karsinogen.

Kafein

Semua orang tahu kafein bertindak sebagai stimulan yang dapat bekerja secara langsung dalam tubuh manusia dan juga merupakan antioksidan yang kuat. Kafein tampaknya dapat mengurangi risiko karsinoma sel basal terhadap penyakit kanker kulit tertentu. Studi juga menunjukkan bahwa kopi, teh dan soda yang berkafein dapat mengurangi risiko yang sama terhadap pertumbuhan penyakit kanker. Tapi tampaknya kafein dapat bertindak seperti tabir surya dengan langsung menyerap sinar UV dan mengaktifkan protein dalam kulit.

Kafein juga mengurangi risiko kanker kolorektal

Para peneliti percaya bagian senyawa kafein dalam kopi ini dapat melawan senyawa karsinogen yang saat di konsumsi dan melalui saluran pencernaan dengan mengurangi paparan zat berbahaya yang terdapat dalam organ pencernaan. Kafein juga dapat mempengaruhi sinyal sel untuk menurunkan perkembangan kanker kolorektal.

Bertentangan dengan penelitian awal, penelitian saat ini telah memberikan bukti yang baik bahwa meminum kopi tidak hanya dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kanker pada kebanyakan orang saja, tetapi juga dapat mengurangi risiko kanker. Berapa banyak kopi yang dibutuhkan untuk mendapatkan manfaat terbaik untuk melawan kanker ? Beberapa manfaat ditemukan dalam sedikitnya 1-2 cangkir kopi dalam sehari dan tidak ada studi melaporkan adanya keuntungan ketika mengkonsumsi kopi melebihi enam cangkir dalam sehari.

Ternyata masih banyak lagi makanan dan minuman yang mengandung kafein, yang tanpa kita sadari ternyata sering dijadikan makanan dan minuman harian. Untuk itu kita harus lebih waspada lagi, memang benar ada manfaatnya juga ketika kita mengkonsumsi kopi, tetapi jika berlebihan atau tubuh kita mempunyai masalah penyakit lain, tentunya hal ini akan merugikan kesehatan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *