Soda Menjadi Penyebab Kanker Yang Tanpa Di Sadari Kita Konsumsi

Minuman bersoda menjadi minuman favorit orang di seluruh dunia terutama bagi orang orang Amerika dan Eropa. Kini produk minuman yang mengandung soda sudah banyak di kenal seperti Coca-Cola dan Pepsi. 48% orang Amerika minum 2,6 gelas soda setiap harinya. Soda yang berukuran 12 ons mengandung sekitar 31,8 gram gula. Minuman manis dan minuman berenergi seperti soda tidak baik untuk kesehatan karena berbagai alasan. Menurut banyak laporan penelitian yang dipublikasikan, pewarna karamel yang digunakan dalam Pepsi dan Coca-Cola memiliki tingkat bahaya yang tinggi pada pewarna karamel karsinogen.

Pada bulan Februari 2011, Pusat Ilmu Pengetahuan untuk Kepentingan Umum (CSPI) mengajukan petisi FDA untuk melarang penggunaan 4-methylimidazole, atau 4-Mel yang terbentuk sebagai produk pewarna karamel, ini di sebabkan karena reaksi antara gula, amoniak dan amonia sulfit. Menurut NPR FDA mengeluarkan pernyataan bahwa konsumen dengan meminum minuman soda lebih dari 1.000 kaleng pertahunnya akan menderita penyakit kanker karena penelitian sudah membuktikan bahwa soda menjadi penyebab kanker pada hewan tikut dan hewat pengerat lainnya.

Tidak hanya beresiko menimbulkan kanker saja soda pada minuman sejenis Coca-Cola dan Pepsi tetapi banyak sekali resiko yang di timbulkan seperti diabetes dan obesitas, karena Coca-Cola sendiri mengandung soda yang tidak sepenuhnya baik akan tetapi pencampuran dengan bahan kimia dan zat berbahaya bagi tubuh yang dapat memicu berbagai macam penyakit.

Obat herbal menyembuhkan kanker secara total tanpa operasi dengan QNC JELLY GAMAT!!!

Berikut alasan mengapa minuman bersoda mengandung banyak resiko terhadap tubuh kita :

  • Gula : Industri soda tidak menggunakan gula tebu organik akan tetapi mereka menggunakan gula putih dengan penjualan termurah yang diproses dalam minuman dan meningkatkan tingkat insulin, dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, penyakit jantung, diabetes, obesitas, penuaan dini dan banyak efek samping lainnya. Soda diet bahkan lebih buruk dari pada soda non-diet, karena mengandung pemanis buatan seperti aspartam terbuat dari metil alkohol, asam aspartat dan fenilalanin.
  • Asam fosfat : Asam fosfat mempengaruhi kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium dan dapat merusak tulang dan gigi dan menyebabkan osteoporosis.
  • Kafein : Minuman berkafein memiliki kualitas diuretik dan berhubungan dengan tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, kekurangan gizi, cacat lahir, benjolan payudara, denyut jantung tidak teratur dan kanker.
  • Sirup jagung fruktosa tinggi : Tinggi fruktosa sirup jagung (HFCS) yang terbuat dari racun jagung transgenik Monsanto. Selain risiko kesehatan yang berhubungan dengan GMO, HFCS yang di anggap beracun. FDA pun telah dikaitkan dengan berbagai penyakit sepertiĀ  obesitas, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, kanker, diabetes dan banyak masalah kesehatan lainnya.
  • Bahan adiktif seperti kokain di minuman bersoda : Perusahaan pertama coca cola menggunakan bahan dasar daun koka, karena itu banyak sekali dampak negatif dari daun koka seperti, detak jantung menjadi cepat, gemetar, pandangan kabur dll.
  • Air keran : Beberapa orang percaya bahwa ketika meminum soda, mereka seperti meminum minuman air ringan dan merasa bahwa 86% dari minuman tersebut adalah air keran. Air keran juga memiliki racun dan logam berat seperti timbal, trihalomethanes, cadmium, fluoride dan MTBE. Tidak hanya soda saja, jika memang betul terdapat kandungan kafein dalam coca cola akan banyak menguras air dan nutrisi baik di dalam tubuh karena kafein mengandung senyawa diuretik.

Sudah seharusnya kita lebih hati hati lagi dengan kebiasaan meminum soda bukannya mengikuti trend orang orang barat, tetapi kita harus benar benar menjaga kesehatan tubuh kita dengan mengkosumsi air putih untuk kebutuhan cairan tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *