Tips Yang Harus Dilakukan Sebelum Mengkonsumsi Ikan Fugu

By | November 27, 2016

Ternyata sekarang ini banyak loh restauran yang sudah memasukan ikan fugu sebagai hidangan utama yang sangat banyak digemari karena rasanya yang begitu unik dan teksturnya yang sangat lembut sehingga sangat mudah untuk digemari banyak orang. Fugu adalah ikan yang terkenal karena kemampuannya untuk membunuh predatornya. Untuk itu, ada baiknya jika kita mencari tahu bagaimana cara atau tips terbaik untuk mengolah ikan kembung ini agar kita pun terhindar dari resiko yang dapat mematikan tersebut.

Ikan fugu

Ikan fugu juga dikenal sebagai ikan buntal, blowfish atau Globefish, karena dapat membusungkan tubuhnya sendiri dengan air, agar terlihat lebih menakutkan untuk para predatornya di laut. Namun, fugu tidak perlu untuk melakukan hal yang terbilang aneh lainnya untuk mengusir predatornya seperti dengan cara meledakan dirinya sendiri, karena ikan fugu ini juga mengandung racun yang sangat mematikan sebagai mekanisme pertahanan alami lain untuk menangkal predator. Racun tersebut dikenal dengan nama tetrododoxin, ditemukan dalam kulit, tulang, ovarium, usus dan terutama terhadap dibagian hati.

Makanan

Ikan fugu ini sudah lama dijadikan sebagai menu makanan terlezat di Jepang dan ada sekitar 3800 restoran yang menawarkan dan mengolah ikan fugu sebagai menu makanan restoran di negara saat ini. Pengolahan dan pemakaian ikan fugu sebagai menu makanan tersebut sudah diatur dan dikendalikan oleh hukum untuk memastikan bahwa jenis ikan tersebut sangat aman untuk dikonsumsi. Koki yang menangani ikan fugu pun harus melalui latihan memasak selama bertahun-tahun untuk mendapatkan sertifikasi yang memungkinkan mereka untuk menghidangkan ikan tersebut untuk dikonsumsi manusia.

Di restoran, fugu biasanya dimakan mentah, seperti sashimi yang di potong menjadi irisan yang sangat tipis. Kebanyakan orang berpendapat bahwa ikan fugu ini memiliki rasa seperti ayam, bertekstur halus seperti halnya agar-agar. Jika kita ingin memesan sendiri menu makanan yang berasal dari ikan fugu tersebut, ada baiknya kita mengetahui tentang sertifikasi sang koki tersebut, agar pengolahan makanan ini pun lebih waspada dan hati-hati.

Racun

Jika pengolahan dan penanganan ikan ini sudah tepat dan benar, makan ikan fugu ini juga sudah dapat dikonsumsi dengan aman. Namun demikian, di Jepang bagian tertentu ikan fugu yang paling mematikan seperti halnya hati, tidak bisa dijual dan seluruh penjualannya pun dilarang di kawasan Uni Eropa. Beberapa orang lebih menyukai memakan ikan yang masih memiliki jumlah kecil racun yang masih tersisa di dalamnya. Karena sisa racun tersebut hanya akan membuat bibir si pengkonsumsi merasakan kesemutan dan efek inilah yang banyak disukai oleh banyak orang tersebut.

Tetapi justru itulah yang merupakan langkah yang berbahaya, karena jika tanpa kita sadari bahwa sisa racun tersebut masih terbilang cukup banyak, maka efek dan gejala pada tubuh kita pun menjadi parah. Racun jenis tetrododoxin ini tidak melewati sawar darah otak, sehingga korban tetap sadar sepenuhnya sedangkan sistem saraf pusat mereka secara bertahap akan menutup, pertama efek pun akan timbul seperti timbulnya rasa pusing dan bicara ngawur, yang kemudian akan melumpuhkan otot-otot. Hal ini juga dapat menyebabkan asfiksia dan bahkan mungkin kematian.

Tidak hanya ikan fugu saja yang jelas-jelas dapat mempunyai racun dan dapat mempengaruhi tubuh kita, akan tetapi jenis makanan lainnya yang tidak dapat kita kontrol dalam hal pengkonsumsiannya pun dapat memperburuk kesehatan tubuh kita, termasuk dengan pengaruh makanan pedas terhadap tubuh kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *